Liputan6.com, Jakarta - Manchester United gagal memanfaatkan laga kandang untuk meraih tiga poin setelah ditahan Tottenham Hotspur 1-1 pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027, Sabtu (10/10/2026). Hasil ini memperpanjang catatan buruk Setan Merah pada awal musim sekaligus membuat posisi manajer Michael Carrick semakin menjadi sorotan.
Manchester United sebenarnya sempat berada di jalur kemenangan setelah Bryan Mbeumo mencetak gol pada menit ke-73. Situasi semakin menguntungkan tuan rumah ketika Rodrigo Bentancur mendapat kartu merah pada menit ke-78. Namun, keunggulan jumlah pemain gagal dimanfaatkan setelah Dominic Solanke menyamakan kedudukan untuk Tottenham pada menit ke-90+2.
Advertisement
Tambahan satu angka membuat Manchester United baru mengumpulkan enam poin dari enam pertandingan Premier League musim ini. Mereka berada di peringkat ke-12 klasemen sementara, hanya unggul tiga poin dari zona degradasi.
Menurut data Squawka yang dikutip Sports Mole, raihan tersebut menjadi awal musim liga terburuk Manchester United sejak enam pertandingan pada 1986. Catatan ini menambah tekanan terhadap Carrick, yang perlu segera memperbaiki performa timnya agar Setan Merah tidak semakin terpuruk.
Awal Musim Terburuk Manchester United sejak 1986
Manchester United telah lima kali gagal meraih kemenangan dalam enam pertandingan liga musim ini. Mereka pun kehilangan banyak poin pada fase awal kompetisi, situasi yang membuat posisi tim di klasemen belum sesuai harapan.
Sports Mole menilai catatan tersebut membuat Carrick berada di bawah tekanan di Old Trafford. Meski Premier League masih menyisakan 32 pertandingan, Manchester United membutuhkan peningkatan performa agar tidak semakin terpuruk.
Permainan Manchester United Jadi Sorotan
Selain hasil akhir, kemampuan Manchester United mengatasi tekanan lawan juga menjadi perhatian. Tottenham beberapa kali mampu mengancam lini belakang tuan rumah dan melewati tekanan yang dibangun para pemain Setan Merah.
Laporan tersebut menyoroti Youri Tielemans dan Kobbie Mainoo yang dinilai kesulitan ketika harus menutup area permainan yang luas. Lisandro Martinez, Harry Maguire, dan Bruno Fernandes juga disebut mengalami kesulitan menghadapi intensitas pertandingan.
Sports Mole menilai kegagalan membenahi sejumlah kelemahan, baik melalui latihan maupun aktivitas transfer, turut berkontribusi terhadap performa buruk Manchester United. Persoalan fisik dan permainan tanpa bola menjadi beberapa aspek yang disorot.
Michael Carrick Mulai Berada di Bawah Tekanan
Carrick sebelumnya kerap menepis anggapan bahwa Manchester United kalah dalam hal daya juang dibandingkan dengan tim lain di Premier League. Namun, timnya masih terlalu sering kesulitan ketika tidak menguasai bola.
Meski demikian, Carrick dinilai masih layak mendapat kesempatan untuk membalikkan keadaan. Jika performa Manchester United tidak segera membaik, manajemen klub dinilai perlu mengevaluasi masa depan Carrick. Meski tekanan mulai meningkat, belum ada kepastian mengenai keputusan klub terhadap sang pelatih.