Malaysia Naikkan Upah Minimum Jadi Rp 8,7 Juta Mulai Juni 2027

Selain dongkrak upah minimum, Malaysia juga meningkatkan bantuan tunai Rp 70 triliun.

oleh Thurfah Mahira AhnafDiterbitkan 10 Oktober 2026, 18:00 WIB
Bendera Malaysia (AFP PHOTO)

Liputan6.com, Jakarta - Malaysia akan menaikkan upah minimum dan memperluas langkah keringanan pajak tahun depan. Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah mengatasi kenaikan biaya hidup di tengah tekanan fiskal akibat lonjakan harga minyak global.

Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada Jumat, 9 Oktober 2026 mengajukan anggaran ekspansif sebesar 459,8 miliar Ringgit Malaysia atau setara Rp 2.014 triliun (asumsi kurs ringgit terhadap rupiah 4.381) untuk 2027. Ia berjanji menerapkan reformasi agar pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan seluruh warga.

"Pertanyaan kami bukan hanya soal seberapa besar ekonomi yang akan dibangun, tetapi apakah pertumbuhannya akan membuka ruang bagi keluarga untuk menabung, bagi pekerja untuk menikmati upah yang lebih layak, bagi usaha kecil untuk terus berkembang,” kata Anwar dalam pidatonya, dikutip dari VnExpress, Sabtu (10/10/2026).

Anwar mengumumkan rencana reformasi pendapatan secara luas, termasuk menaikkan upah minimum menjadi 2.000 Ringgit Malaysia per bulan atau Rp 8,7 juta dari sebelumnya 1.700 Ringgit Malaysia atau Rp 7,4 juta, mulai Juni mendatang.

Keringanan pajak penghasilan individu juga akan naik dari 9.000 Ringgit Malaysia menjadi 12.000 Ringgit Malaysia per tahun, atau Rp 39,4 juta menjadi Rp 52,5 juta, revisi pertama sejak 2010.

Anwar turut mengumumkan tambahan bantuan tunai sebesar 16 miliar Ringgit Malaysia atau Rp 70 triliun bagi warga Malaysia berpenghasilan rendah. Pemerintah juga memperluas dukungan untuk pembeli rumah pertama kali dan pelaku usaha kecil.

Sebelumnya, koalisi pemerintahan Anwar menghadapi serangkaian kemunduran di pemilu daerah. Ketegangan di dalam aliansi pemerintahannya yang terdiri dari banyak partai memicu ekspektasi pemilu nasional dipercepat.

 

Pertumbuhan Ekonomi 2026 Direvisi Naik

Gambar pada 14 Februari 2019 menunjukkan Menara Kembar Petronas dan cakrawala kota yang terlihat dari dek observasi Menara Kuala Lumpur di ibu kota Malaysia. Dari sini pengunjung bisa mengamati segala penjuru kota Kuala Lumpur. (Mohd RASFAN / AFP)

Pemilu nasional berikutnya baru dijadwalkan Februari 2028, tetapi Anwar mengatakan mungkin akan menyerukan pemilu dadakan jika perpecahan internal semakin memburuk. Para analis menyebut anggaran ini sebagai langkah pragmatis menjelang kemungkinan pemilu tersebut.

Sementara, ekonomi Malaysia diperkirakan tumbuh antara 4,2-5,2% pada 2027. Malaysia juga menaikkan proyeksi pertumbuhan 2026-nya untuk kedua kalinya tahun ini, dengan perkiraan mendekati batas atas 4,8-5,3%.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Malaysia tercatat 5,7% pada paruh pertama 2026. Negara ini diuntungkan ledakan kecerdasan buatan (AI), dengan ekspor kotor diperkirakan naik 31% tahun ini berkat permintaan kuat untuk produk teknologi dan semikonduktor.

 

Petronas Naikkan Kontribusi ke Pemerintah

Wisatawan melihat pemandangan kota yang diselimuti kabut asap pekat dari Kuala Lumpur Tower, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (13/9/2019). Pemerintah Malaysia mengatakan akan mendesak Jakarta segera mengambil tindakan untuk memadamkan kebakaran hutan. (AP Photo/Vincent Thian)

Rencana belanja Malaysia 2027 naik 3,6% dari anggaran revisi tahun ini sebesar 444,1 miliar Ringgit Malaysia atau Rp 1.945 triliun. Rencana ini mencakup belanja pembangunan 83 miliar Ringgit Malaysia atau Rp 363,5 triliun dan belanja operasional RM 376,8 miliar atau Rp 1.650 triliun.

Pendapatan negara diperkirakan naik 4,7% menjadi 380,8 miliar Ringgit Malaysia atau Rp 1.668 triliun pada 2027, termasuk 32 miliar Ringgit Malaysia atau Rp 140,1 triliun dari perusahaan energi Petronas.

Namun demikian, tagihan subsidi tahunan Malaysia membengkak di tengah kenaikan biaya energi. Kondisi ini mendorong revisi tipis target defisit fiskal 2026 menjadi 3,6% dari produk domestik bruto (PDB), dari sebelumnya 3,5%.

Meski demikian, Anwar meredam kekhawatiran soal pelebaran defisit. Ia menegaskan Malaysia tetap berkomitmen pada sasaran fiskal jangka menengahnya, dengan defisit 2027 diproyeksikan turun menjadi 3,3%.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya