Blockchain.com Masuk Pasar Prediksi hingga Derivatif Kripto

Blockchain.com ingin tembus pasar prediksi dan derivatif kripto AS lewat pengajuan izin ke CFTC, sembari bersiap IPO dengan target hingga Rp 107 triliun.

oleh Thurfah Mahira AhnafDiterbitkan 11 Oktober 2026, 12:01 WIB
Ilustrasi Blockchain. Dok: catalysts.cc

Liputan6.com, Jakarta - Blockchain.com, platform dompet dan perdagangan kripto, berupaya menembus pasar prediksi dan derivatif kripto di Amerika Serikat (AS). Langkah ini dibarengi persiapan pencatatan saham publik atau initial public offering (IPO) dengan valuasi ditargetkan hingga US$ 6 miliar atau Rp 107 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.900).

Perusahaan telah mengajukan sepasang lisensi di AS untuk menawarkan dua produk tersebut, dilaporkan CNBC pada Jumat, 9 Oktober 2026.

"Pengguna seharusnya bisa mengelola aset digital mereka, memperdagangkan derivatif, dan mengambil posisi atas peristiwa dunia nyata dengan mudah, tanpa harus berpindah-pindah aplikasi,” kata CEO sekaligus co-founder Blockchain.com, Peter Smith, dikutip dari The Block, Minggu (11/10/2026).

Persetujuan atas lisensi yang diajukan berada di bawah wewenang Commodity Futures Trading Commission (CFTC), regulator komoditas berjangka AS. Lisensi tersebut mencakup designated contract market dan registrasi sebagai futures commission merchant.

Blockchain.com sebelumnya sudah menawarkan pasar prediksi lewat Polymarket. Perusahaan juga menyediakan perdagangan perpetual futures lewat Hyperliquid, tetapi keduanya saat ini hanya tersedia untuk pelanggan di luar AS.

Jika izin disetujui, Blockchain.com berpeluang membuka kedua produk tersebut bagi pelanggan di pasar AS yang dinilai strategis, mengingat besarnya basis pengguna dan tingginya minat terhadap pasar prediksi belakangan.

Langkah ekspansi ini menyusul kesepakatan pada September lalu dengan New York Stock Exchange (NYSE). Lewat kesepakatan itu, pengguna Blockchain.com bisa mengakses saham AS dan exchange-traded fund (ETF) dalam bentuk token lewat platform perdagangan digital NYSE yang tengah direncanakan.

 

Blockchain.com Incar IPO hingga Rp 107 Triliun

Selain ekspansi produk, Blockchain.com juga tengah bersiap menuju kemungkinan pencatatan saham publik. Perusahaan diketahui telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia sejak Mei lalu.

Laporan Bloomberg pekan lalu mengungkap Blockchain.com berupaya menghimpun dana sekitar US$ 500 juta atau Rp 8,9 triliun. Valuasi perusahaan ditargetkan berada di kisaran US$ 4-6 miliar, setara Rp 71,5-107 triliun, dengan target pencatatan saham sebelum akhir 2026.

Blockchain.com sebenarnya telah berniat melantai di bursa sejak setidaknya empat tahun terakhir.

Pada April 2022, perusahaan sempat berbicara dengan sejumlah bank soal kemungkinan pencatatan saham pada tahun itu, tak lama setelah meraih pendanaan dengan valuasi mencapai US$ 14 miliar atau Rp 250,5 triliun.

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya