Liputan6.com, Jakarta - Pembalap MotoGP, Marc Marquez, menyuarakan kritik keras terhadap format akhir pekan balapan yang akan mulai diterapkan pada musim 2027. Juara dunia delapan kali ini menilai bahwa perubahan tersebut akan membuat rangkaian balapan menjadi semakin intens dan berat bagi para pembalap.
Perubahan besar ini mencakup modifikasi format akhir pekan balapan serta regulasi teknis seperti pengurangan kapasitas mesin dan aerodinamika. Implementasi format baru ini dijadwalkan berlaku mulai musim balap 2027.
Advertisement
Salah satu poin frustrasi utama Marquez adalah kurangnya keterlibatan pembalap dalam pengambilan keputusan, yang membuatnya merasa dihadapkan pada situasi "terima atau pergi" oleh tim dan organisasi. Ia juga sepakat dengan kekhawatiran Pedro Acosta mengenai potensi pemendekan karier pembalap akibat beban yang meningkat.
Sorotan Tajam Marc Marquez pada Format Akhir Pekan Baru
Marquez secara terbuka mempertanyakan tujuan utama di balik perubahan format ini, mengisyaratkan bahwa mungkin lebih untuk hiburan penonton daripada kepentingan pembalap.
Pembalap Spanyol itu menegaskan bahwa para pembalap tidak memiliki suara dalam keputusan ini. "Kami tidak memutuskan," ujarnya, "dan kami harus diam." Pernyataan ini mencerminkan frustrasi atas kurangnya konsultasi dengan para pembalap.
Marquez juga mengkritik format baru MotoGP 2027 yang menghadirkan kualifikasi khusus Sprint, yang dinilainya akan membuat akhir pekan balap semakin intens dan berat. Ia merasa jadwal saat ini sudah cukup menuntut dan situasinya adalah "terima atau pergi".
Ketika ditanya mengenai komentar Pedro Acosta bahwa perubahan ini akan memperpendek karier pembalap, Marquez hanya menjawab, "Saya setuju." Hal ini menunjukkan kekhawatiran bersama di antara para pembalap mengenai dampak jangka panjang dari peningkatan intensitas balapan.
Rincian Perubahan Format Balapan MotoGP 2027
Mulai musim 2027, MotoGP akan memperkenalkan dua sesi kualifikasi terpisah. Satu sesi kualifikasi khusus Sprint akan diadakan pada hari Jumat, setelah sesi latihan bebas pertama (FP1) berdurasi 45 menit dan FP2 selama 30 menit. Sesi kualifikasi Sprint ini akan berlangsung selama 15 menit.
Sesi kualifikasi untuk balapan utama Grand Prix akan tetap berlangsung pada hari Sabtu, sebelum Sprint Race. Dengan format ini, posisi start untuk balapan Sprint dan Grand Prix bisa berbeda.