Nekat Belajar Saham, Mantan Karyawan Call Center Kini Berharta Rp 59 Triliun

Bermodal nekat belajar saham saat jadi pegawai call center shift malam, pria putus sekolah ini sukses cetak kekayaan hingga Rp 59 triliun

oleh Idris Rusadi PutraDiterbitkan 09 Oktober 2026, 07:00 WIB
Nikhil Kamath. Dok Zedrodha

Liputan6.com, Jakarta - Putus sekolah di usia muda bukan akhir dari segalanya. Perjalanan hidup Nikhil Kamath menjadi bukti nyata bahwa modal nekat, rasa ingin tahu yang tinggi, dan kerja keras sanggup mengubah garis takdir seseorang. Pria asal India ini sukses bertransformasi dari seorang karyawan call center bergaji pas-pasan menjadi salah satu miliarder termuda di Asia.

Dikutip dari Moneycontrol, Jumat (9/10/2026), titik balik hidup Kamath bermula saat ia berusia 17 tahun. Tanpa kantongi ijazah pendidikan tinggi, ia nekat bekerja di call center shift malam dengan gaji hanya 8.000 rupee (sekitar Rp 1,5 juta) per bulan. Di saat orang lain memanfaatkan siang hari untuk istirahat, Kamath justru menyita waktu tidurnya demi mengulik dan belajar pasar saham secara otodidak.

Kejelian Kamath mengolah angka di pasar saham tak cuma membuahkan hasil bagi kantong pribadinya. Rekan-rekan kerjanya yang kagum mulai memercayakan uang tabungan mereka untuk dikelola oleh Kamath. Mengantongi kepercayaan besar itu, Kamath mantap resign dari call center dan memilih terjun penuh sebagai trader profesional.

Dikutip dari Medium, pengalaman bertahun-tahun di pasar finansial menyadarkan Kamath betapa rumitnya akses investasi bagi masyarakat kecil di India, terutama akibat tingginya biaya komisi broker. Melihat celah tersebut, Kamath bersama sang kakak, Nithin Kamath, memberanikan diri mendirikan platform investasi bernama Zerodha pada tahun 2010.

Langkah Nekat Nikhil Kamath

Ilustrasi. Foto: bang2write

Langkah mereka terbilang nekat. Di saat startup lain gencar membakar uang dan berburu suntikan modal dari investor asing, Kamath bersaudara justru memilih jalur bootstrapping alias modal sendiri. Mereka memangkas biaya operasional setipis mungkin dan menawarkan tarif komisi yang sangat murah serta transparan bagi investor ritel.

Keputusan mandiri tanpa belas kasihan dana investor membuat mereka leluasa mengambil keputusan bisnis jangka panjang. Fokus utama Kamath hanya satu, yaitu menciptakan platform yang efisien, jujur, dan mudah digunakan oleh siapa saja.

Hasilnya luar biasa. Zerodha meroket menjadi broker ritel terbesar di India yang mengubah peta investasi digital di negara tersebut. Berdasarkan data Forbes, keberhasilan ini melambungkan kekayaan bersih Nikhil Kamath hingga menyentuh US$ 3,3 miliar atau sekitar Rp 59 triliun (kurs Rp 17.923 per US$).

Kisah Kamath menyentuh dan membuktikan satu hal, kegagalan di jalur pendidikan formal bukanlah penentu masa depan, melainkan keberanian untuk terus belajar dan konsisten mengejar impian.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya