Liputan6.com, Istanbul - Sebuah gedung apartemen tujuh lantai di lingkungan Cevizli, Distrik Maltepe, Istanbul bagian Asia, ambruk sebagian pada Kamis (8/10/2026) dini hari. Hingga Kamis sore waktu setempat, otoritas resmi mengonfirmasi dua orang tewas dan 10 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Berdasarkan rilis resmi Kantor Gubernur Istanbul dan Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD), dua korban meninggal dunia telah teridentifikasi atas nama Gulce Turhan dan Ahmet Muhammet İnan. Sementara itu, dari 10 korban selamat, tiga di antaranya adalah anak-anak yang kini berada dalam kondisi stabil.
Advertisement
Risiko Runtuh Susulan Hambat Evakuasi
Tim penyelamat saat ini masih berpacu dengan waktu untuk menjangkau dua warga lainnya yang diyakini masih terjebak di bawah reruntuhan. Namun, operasi penyelamatan sempat mengalami hambatan serius dan dihentikan sementara.
Gubernur Istanbul Davut Gul menyatakan bahwa sisa struktur bangunan atas terdeteksi mengalami pergeseran (sliding risk) dan berisiko tinggi runtuh total. Demi keselamatan, seluruh bangunan di sekitar perimeter lokasi telah dikosongkan secara total, sementara tim ahli berupaya menstabilkan area reruntuhan.
Investigasi Fokus pada 3 Lantai Ilegal
Gedung yang dibangun pada tahun 1987 ini diketahui mengalami kegagalan struktur parah pada tiga lantai terbawah, termasuk area toko di lantai dasar sebelum fajar.
Penyelidikan administrasi yang dipimpin oleh Wali Kota Maltepe Esin Koymen mengungkap fakta pelanggaran berat pada konstruksi bangunan. Berdasarkan dokumen izin resmi perkotaan, gedung tersebut seharusnya hanya memiliki 1 lantai bawah tanah (basement), 1 lantai dasar, dan 2 lantai hunian. Namun, pemilik atau kontraktor secara ilegal menambah 3 lantai tambahan di atasnya.
Beban berlebih dari konstruksi ilegal tersebut kini menjadi fokus utama investigasi pidana. Kejaksaan Agung Anatolia telah menerjunkan dua Jaksa Penuntut Umum untuk mengusut tuntas kelalaian konstruksi ini. Peristiwa tragis ini kembali mempercepat urgensi program transformasi perkotaan di Turki untuk mengganti bangunan tua yang rawan runtuh dan gempa.