Review: Energy Score Samsung Galaxy Watch Ultra2 Bikin Badan Selalu Fit, Benarkah?

Tim Tekno Liputan6.com berkesempatan mencoba fitur Energy Score di Samsung Galaxy Watch Ultra2. Seperti apa pengalamannya?

oleh Muhammad Yudha PratamaDiterbitkan 08 Oktober 2026, 19:09 WIB
Fitur Energy Score Samsung Watch Ultra2. Liputan6.com/M Yudha Pratama.

Liputan6.com, Jakarta - Pengalaman menggunakan fitur Energy Score di Samsung Galaxy Watch Ultra2 membuat perhatian terhadap kondisi tubuh terasa lebih intens. Tidak hanya tertuju pada kualitas tidur, tetapi juga bagaimana tubuh terasa lebih bugar saat beranjak dari pembaringan.

Skor energi muncul setiap pagi setelah data tidur dan aktivitas sebelumnya tersinkronisasi dengan Samsung Health.

Samsung menjelaskan, Energy Score sebagai indikator yang membantu melihat kesiapan tubuh berdasarkan data tidur, aktivitas, dan sejumlah metrik kesehatan.

Pada tampilan awal, skor disertai kategori kondisi energi. Penyajian seperti ini membuat kami lebih mudah memahami kondisi tubuh tanpa harus langsung membaca seluruh data kesehatan yang tersedia.

Energy Score pada Samsung Health. Liputan6.com/M Yudha Pratama.

Pada hari pertama, Energy Score berada di angka 54 dengan kategori perhatian. Samsung Health kemudian menampilkan beberapa faktor yang ikut memengaruhi hasil pada hari itu.

Kategori pada fitur tersebut dibagi menjadi empat yaitu perhatian, cukup, baik, dan sangat baik.

Tekno Liputan6.com mendapat informasi bahwa skor rendah berkaitan dengan denyut jantung yang lebih tinggi dan aktivitas yang rendah pada hari sebelumnya.

Tak Berhenti pada Analisis

Energy Score pada Samsung Health. Liputan6.com/M Yudha Pratama.

Laporan tersebut juga memperlihatkan detail seperti detak jantung serta durasi aktivitas yang dilakukan sehari sebelumnya.

Tidak berhenti pada analisis, Samsung Health pun memberikan rekomendasi aktivitas atau olahraga untuk membantu memperbaiki kondisi pada hari berikutnya.

Saran itu membuat kami mulai melihat skor sebagai acuan untuk mengatur kebiasaan, bukan sekadar angka yang muncul setiap pagi.

Pada hari kedua, hasilnya berubah cukup jauh. Setelah meningkatkan aktivitas sesuai saran sebelumnya dan menambah waktu tidur, Energy Score naik menjadi 77 dengan kategori baik.

Perubahan ini membuat kami lebih memperhatikan hubungan antara tidur, aktivitas, dan kondisi tubuh. Kami melihat setiap kebiasaan sebagai bagian dari rangkaian yang ikut menentukan hasil pada pagi berikutnya.

Faktor yang Memengaruhi Skor

Faktor yang memengaruhi Energy Score pada Samsung Healtth. Liputan6.com/M Yudha Pratama.

Hal menarik lain terlihat ketika membuka rincian Energy Score. Samsung Health tidak hanya menampilkan angka akhir, tetapi juga memecah beberapa faktor yang ikut memengaruhi hasil sehingga pengguna bisa melihat bagian mana yang perlu diperhatikan.

Faktor yang memengaruhi itu adalah rata-rata waktu tidur, konsistensi waktu tidur, keteraturan tidur, waktu tidur, aktivitas hari sebelumnya, konsistensi aktivitas, denyut jantung saat tidur, dan Heart Rate Variability (HRV) saat tidur.

Selama penggunaan, sorotan kami tertuju pada informasi mengenai denyut jantung ketika tidur dan HRV. Data tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi tubuh selama beristirahat.

Detail Rincian Ketika Tidur dan Terbangun

Ada pula informasi mengenai laju pernapasan ketika tidur. Data ini membuat pengguna bisa melihat bagaimana pola pernapasan berlangsung sepanjang malam dan mengetahui ketika terjadi perubahan dari kondisi biasanya.

Rincian tidur juga membantu memperlihatkan perubahan yang terjadi selama malam, termasuk ketika terbangun di tengah waktu tidur.

Semua informasi tersebut kemudian menjadi bagian dari gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi tubuh.

Kesehatan Menjadi Terarah

Rekam denyut jantung ketika tidur pada Samsung Health. Liputan6.com/M Yudha Pratama.

Setelah mencoba fitur ini selama beberapa hari, kami merasa Energy Score membuat pemantauan kesehatan menjadi lebih terarah.

Tidak hanya bertanya apakah waktu tidur cukup, tetapi juga melihat bagaimana aktivitas dan waktu istirahat ikut memengaruhi kondisi tubuh pada hari berikutnya.

Hal yang paling terasa adalah perubahan kebiasaan setelah melihat hasilnya. Ketika skor rendah, pengguna punya gambaran mengenai faktor yang perlu diperbaiki.

Saat nilainya meningkat, pengguna juga bisa melihat kebiasaan apa yang ikut berubah.

Kesimpulan

Fitur Energy Health pada Samsung Watch Ultra2. Liputan6.com/ M Yudha Pratama.

Meski begitu, Energy Score tetap lebih tepat digunakan sebagai panduan kebugaran sehari-hari, bukan alat untuk mendiagnosis kondisi medis.

Bagi kami, angka 54 dan 77 selama pengujian justru menjadi pengingat agar lebih memperhatikan tidur, aktivitas, dan waktu pemulihan.

Pada akhirnya, pengalaman menggunakan Energy Score membuat Tekno Liputan6.com lebih sadar terhadap kondisi tubuh setiap pagi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya