Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia akhirnya mengakhiri penantian panjang untuk kembali meraih trofi di level sepak bola ASEAN. Kesuksesan Skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 disebut tidak lepas dari perubahan besar yang terjadi dalam tubuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Timnas Indonesia memastikan gelar juara setelah melewati pertandingan dramatis kontra Thailand. Kevin Diks dan kawan-kawan akhirnya keluar sebagai pemenang melalui drama adu penalti 4-2.
Advertisement
Trofi tersebut terasa semakin istimewa karena menjadi penanda berakhirnya penantian panjang Indonesia untuk kembali merasakan gelar juara sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, turut merefleksikan keberhasilan tersebut. Menurutnya, perjalanan menuju kesuksesan tidak terjadi secara instan. Ada berbagai perubahan yang dilakukan dalam ekosistem sepak bola Indonesia, termasuk transformasi di tubuh PSSI.
"Ya, ini sebuah perjalanan yang panjang," ujar Baggott.
Bagi Baggott, keberhasilan Timnas Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kualitas pemain di atas lapangan. Perubahan dalam pengelolaan sepak bola nasional juga menjadi bagian penting yang membantu menciptakan fondasi bagi prestasi Skuad Garuda.
"Ada banyak perubahan di federasi (PSSI) dan ada banyak wajah baru di dalam tim ini namun satu hal yang pasti, kami sangat bangga mewakili Negara ini dan seperti yang saya bilang, saya sangat bangga menjadi warga Indonesia dan kami kini menjadi raja Asia Tenggara."
Akhir Penantian Timnas Indonesia
Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus menjadi momen bersejarah bagi Timnas Indonesia. Skuad Garuda akhirnya mampu mengakhiri penantian selama puluhan tahun untuk kembali mengangkat trofi sepak bola di level regional.
Timnas Indonesia sebelumnya kerap gagal di final kejuaraan sepak bola Asia Tenggara. Baggott juga pernah merasakan pil pahit saat main di Piala AFF 2020. Ketika itu Baggott dan timnas Indonesia kalah dari Thailand di final.
Kegagalan di final yang kerap dialami timnas Indonesia dipakai pelatih John Herdman untuk memotivasi para pemain sebelum partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026.
"Pelatih sebenarnya menunjukkan kepada kami sebuah cuplikan video sebelumnya di hotel, berisi semua momen ketika kami kalah di final. Ada juga cuplikan final AFF ketika kami kebobolan melawan Thailand," tegas bek Milwall tersebut.