Aktivis Lingkungan Tolak Pendanaan Batu Bara Captive

oleh Budy SantosoDiterbitkan 08 Oktober 2026, 12:49 WIB
Aktivis Lingkungan Tolak Pendanaan Batu Bara Captive
Sejumlah aktivis lingkungan Market Forces menggelar aksi unjuk rasa di depan salah satu bank internasional di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026). Dalam aksinya, mereka menyoroti pendanaan perbankan terhadap proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara captive yang digunakan secara privat untuk memenuhi kebutuhan energi perusahaan. Aktivis menilai penggunaan energi berbasis batu bara berkontribusi terhadap emisi karbon dan pemanasan global. Mereka juga menyinggung kondisi suhu udara di Indonesia sepanjang September 2026 yang tercatat lebih panas sekitar 0,95 derajat Celsius. Aksi berlangsung singkat dan kondusif dengan membawa sejumlah poster berisi seruan penghentian pendanaan proyek batu bara captive.
Aktivis lingkungan Market Forces membawa poster saat menggelar aksi menyoroti pendanaan proyek batu bara captive di Jakarta Pusat. (KLY/Budy Santoso)
Aktivis lingkungan Market Forces menggelar aksi menolak pendanaan proyek batu bara captive di depan salah satu bank internasional di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026). (KLY/Budy Santoso)
Sejumlah aktivis lingkungan Market Forces menyampaikan aspirasi dalam aksi menolak pendanaan proyek batu bara captive yang dinilai berkontribusi terhadap emisi karbon dan pemanasan global. (KLY/Budy Santoso)
Aktivis lingkungan Market Forces menunjukkan poster berisi seruan penghentian pendanaan proyek batu bara captive dalam aksi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. (KLY/Budy Santoso)
Aksi aktivis lingkungan Market Forces menyoroti penggunaan batu bara captive sebagai sumber energi privat yang dinilai berdampak terhadap lingkungan dan pemanasan global. (KLY/Budy Santoso)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya