Liputan6.com, Jakarta - Pesta perayaan kebebasan Pamela berlangsung meriah. Ballroom dipenuhi tamu. Teman-teman Pamela dari kalangan influencer, partner bisnis, rekan-rekan sosialita, dan beberapa wartawan hadir. Arya berada di antara para tamu bersama Indah dan Karen.
Ariana berdiri di ambang pintu. Wajahnya dingin. Dia berjalan masuk dengan langkah tenang melewati kerumunan tamu. Suasana yang sebelumnya meriah berubah menjadi canggung. Pamela menatap Ariana dengan wajah kesal. Ariana akhirnya naik ke atas panggung. Para wartawan yang hadir langsung mengarahkan kamera kepada Ariana.
Advertisement
Ariana berdiri berhadapan dengan Pamela di depan seluruh tamu dan wartawan. Suasana ballroom langsung gaduh. Ariana mengatakan bahwa untuk kasus kebakaran Risewell, dirinya mungkin masih bisa mencoba memaafkan Pamela. Namun, untuk apa yang terjadi kepada Nadin, Ariana tidak akan pernah melupakannya.
Ariana berjalan cepat menyusuri koridor gedung. Pamela akhirnya berhasil menyusulnya. Pamela memanggil Ariana dengan penuh kemarahan dan mengatakan bahwa Ariana tidak berhak datang ke pestanya untuk mempermalukannya di depan semua orang. Pamela yang sudah kehilangan kendali mengangkat tangannya hendak menampar Ariana. Namun, Ariana dengan cepat menangkap tangan Pamela.
Ariana berjalan menuju lobi ketika langkahnya tiba-tiba dihadang oleh Davin. Davin memandang Ariana lama. Davin mengatakan bahwa dia tahu apa yang baru saja dilakukan Ariana. Semuanya sudah tersebar di media sosial.