Berawal dari Bakar Sampah Berujung Kapal Dishub Terbakar

Kapal milik Dishub tersebut tidak dapat diselamatkan. Api melumat habis.

oleh FauzanDiterbitkan 07 Oktober 2026, 13:49 WIB
Kapal Dishub Mamuju terbakar

Liputan6.com, Jakarta - Kapal Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, hangus terbakar di kawasan kampung nelayan, Jalan Tuna, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Selasa (6/10/2026). Kobaran api diduga berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan warga.

Kapolsek Kota Mamuju AKP Hamring mengatakan, kapal tersebut telah lama berada di lokasi sebelum insiden kebakaran terjadi. Namun, pihaknya masih memastikan status kepemilikan maupun kondisi operasional kapal tersebut.

"Menurut informasi masyarakat, tapi kami juga belum bisa pastikan, ini milik Perhubungan (Dishub) Mamuju. (Infonya) sudah lama terparkir di sini," ujar Hamring kepada wartawan.

Berdasarkan keterangan awal yang diterima polisi, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah warga yang kemudian merembet hingga membakar kapal yang terparkir di kawasan tersebut.

"Dugaan sementara kita belum tahu pasti, tapi menurut warga, dia (api) menjalar dari warga yang membakar sampah," terangnya.

Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Hamring mengaku belum dapat memastikan apakah kapal tersebut masih digunakan atau sudah tidak beroperasi.

"Ini kita belum tahu kondisinya apakah masih terpakai atau tidak, karena kalau dilihat kondisinya, sudah lama terparkir," bebernya.

Selain menyelidiki sumber api, polisi juga masih menghitung potensi kerugian akibat peristiwa tersebut. Warga diimbau lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama pada musim kemarau yang membuat api mudah menjalar.

"Kita imbau masyarakat hati-hatilah terkait masalah pembakaran sampah, karena jangan sampai menjalar ke tempat-tempat lain yang mengakibatkan kerugian masyarakat," imbuh Hamring.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Mamuju mengerahkan tiga unit armada untuk mengendalikan kobaran api. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan guna mencegah munculnya titik api baru.

"Tiga unit (armada) ke lokasi," kata Kabid Damkar Mamuju Randy Noertadi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya