Liputan6.com, Jakarta - Luis de la Fuente bangga melihat mentalitas Spanyol saat membalikkan keadaan dan mengalahkan Kroasia 2-1 di UEFA Nations League. La Roja sempat tertinggal lebih dulu sebelum Mikel Merino mencetak dua gol pada babak kedua.
Spanyol menghadapi Kroasia di Stadion Poljud, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB, pada matchday keempat sekaligus pertandingan terakhir dalam rangkaian jeda internasional UEFA Nations League. Kroasia membuka keunggulan melalui Ivan Perisic pada menit ke-17.
Advertisement
De la Fuente melakukan sejumlah perubahan setelah turun minum, termasuk memasukkan Merino. Pemain Arsenal tersebut kemudian mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-61 dan memastikan kemenangan Spanyol lewat gol keduanya pada menit ke-88.
Hasil tersebut membuat Spanyol mempertahankan rekor tidak terkalahkan menjadi 42 pertandingan. Kemenangan atas Kroasia juga memastikan La Roja lolos ke perempat final UEFA Nations League.
De la Fuente Bangga dengan Perjuangan Spanyol
De la Fuente mengakui pertandingan di kandang Kroasia berjalan sulit sejak awal. Spanyol harus menghadapi tekanan kuat dari tuan rumah, tetapi para pemain tetap berusaha mencari cara untuk mengubah keadaan.
Pelatih Spanyol tersebut menilai timnya mampu bertahan dalam situasi sulit hingga akhirnya menemukan celah untuk menciptakan peluang. Menurutnya, perjuangan tersebut menjadi salah satu alasan utama di balik kemenangan La Roja.
"Saya bangga karena banyak alasan. Saya bisa menghabiskan seluruh konferensi pers untuk berterima kasih kepada mereka atas semua yang mereka lakukan," kata De la Fuente.
"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Kami tidak pernah menyerah, terus berusaha berkembang, banyak menderita karena mereka memberikan tekanan besar kepada kami dan pertandingan menjadi sangat sulit. Kami mampu menguras tenaga lawan dan menciptakan peluang," lanjutnya.
De la Fuente Kagum dengan Mikel Merino
Merino menjadi penentu kemenangan Spanyol setelah masuk pada babak kedua. Dua golnya membuat gelandang tersebut kembali menunjukkan betapa pentingnya kualitas yang ia miliki bagi tim nasional.
De la Fuente memberikan apresiasi tinggi kepada Merino dan menilai kemampuan sang pemain belum mendapatkan penghargaan yang semestinya. Ia bahkan mengingat kembali pernyataannya mengenai Merino menjelang Piala Dunia.