Luis de la Fuente Puji Mentalitas Spanyol usai Comeback Lawan Kroasia

Luis de la Fuente memuji mentalitas Spanyol setelah comeback 2-1 atas Kroasia. La Roja mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam 42 laga.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 07 Oktober 2026, 10:32 WIB
Pemain Spanyol Mikel Merino (tengah) merayakan gol dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Kroasia di Split, Kroasia, Rabu (7/10/2026). (AP Photo/Darko Bandic)

Liputan6.com, Jakarta - Luis de la Fuente bangga melihat mentalitas Spanyol saat membalikkan keadaan dan mengalahkan Kroasia 2-1 di UEFA Nations League. La Roja sempat tertinggal lebih dulu sebelum Mikel Merino mencetak dua gol pada babak kedua.

Spanyol menghadapi Kroasia di Stadion Poljud, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB, pada matchday keempat sekaligus pertandingan terakhir dalam rangkaian jeda internasional UEFA Nations League. Kroasia membuka keunggulan melalui Ivan Perisic pada menit ke-17.

De la Fuente melakukan sejumlah perubahan setelah turun minum, termasuk memasukkan Merino. Pemain Arsenal tersebut kemudian mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-61 dan memastikan kemenangan Spanyol lewat gol keduanya pada menit ke-88.

Hasil tersebut membuat Spanyol mempertahankan rekor tidak terkalahkan menjadi 42 pertandingan. Kemenangan atas Kroasia juga memastikan La Roja lolos ke perempat final UEFA Nations League.


De la Fuente Bangga dengan Perjuangan Spanyol

Pemain Spanyol merayakan gol yang dicetak Mikel Merino ke gawang Kroasia dalam laga UEFA Nations League 2026/2027 di Poljud stadium, Split, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB. (MARKO PERKOV / AFP)

De la Fuente mengakui pertandingan di kandang Kroasia berjalan sulit sejak awal. Spanyol harus menghadapi tekanan kuat dari tuan rumah, tetapi para pemain tetap berusaha mencari cara untuk mengubah keadaan.

Pelatih Spanyol tersebut menilai timnya mampu bertahan dalam situasi sulit hingga akhirnya menemukan celah untuk menciptakan peluang. Menurutnya, perjuangan tersebut menjadi salah satu alasan utama di balik kemenangan La Roja.

"Saya bangga karena banyak alasan. Saya bisa menghabiskan seluruh konferensi pers untuk berterima kasih kepada mereka atas semua yang mereka lakukan," kata De la Fuente.

"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Kami tidak pernah menyerah, terus berusaha berkembang, banyak menderita karena mereka memberikan tekanan besar kepada kami dan pertandingan menjadi sangat sulit. Kami mampu menguras tenaga lawan dan menciptakan peluang," lanjutnya.


De la Fuente Kagum dengan Mikel Merino

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memberikan instruksi dari tepi lapangan dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 melawan Uruguay di Zapopan, dekat Guadalajara, Meksiko, Jumat (26/6/2026). (AP Photo/Ricardo Mazalan)

Merino menjadi penentu kemenangan Spanyol setelah masuk pada babak kedua. Dua golnya membuat gelandang tersebut kembali menunjukkan betapa pentingnya kualitas yang ia miliki bagi tim nasional.

De la Fuente memberikan apresiasi tinggi kepada Merino dan menilai kemampuan sang pemain belum mendapatkan penghargaan yang semestinya. Ia bahkan mengingat kembali pernyataannya mengenai Merino menjelang Piala Dunia.

Lanjut Baca:

"Merupakan suatu kehormatan dan keistimewaan bisa melatih pesepak bola dengan talenta seperti dia. Saya pikir ketika kami menuju Piala Dunia, saya bahkan pernah mengatakan bahwa jika dia cedera, saya akan menggendongnya dengan tangan saya sendiri, dan saya rasa saya tidak melebih-lebihkan," ujar De la Fuente. "Dia tidak mendapatkan pengakuan yang sesuai dengan talentanya. Di negara lain, dia akan lebih dihargai," tegasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya