1 Juta Ton Beras Subsidi Bakal Disalurkan Melalui Pasar Tradisional

Bantuan beras subsidi yang didistribusikan ke pasar tradisional untuk masyarakat kelompok desil 5-7.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 07 Oktober 2026, 05:48 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (Foto: Liputan6.com/Arief RH)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah akan menyiapkan bantuan 1 juta ton beras subsidi untuk didistribusikan di setiap pasar tradisional.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat kunjungan kerja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengutip Antara, Rabu (7/10/2026).

Ia menuturkan, bantuan pangan 1 juta ton itu dipersiapkan untuk beras dengan harga murah dan ditujukan bagi kelompok masyarakat desil 5 sampai 7.

"Bantuan satu juta ton beras untuk warga kita yang desil 5, 6 dan 7," kata Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan kerja di Kota Kendari.

Zulkifli Hasan menyampaikan bantuan tersebut akan disalurkan melalui pasar-pasar tradisional dan resmi setiap daerah.

Ia mengatakan program operasi pasar beras subsidi ini sudah tersalurkan sebelumnya oleh pemerintah. Hal tersebut sebagai upaya pemerintah dalam menyediakan pangan beras murah sehingga menjalankan stok harga di pasar.

"Di pasar harganya Rp 15 ribu, ini Bulog akan mengedarkan, menjual Rp 12.500. Jadi, harganya tidak sama dengan harga pasar, tidak naik, bahkan turun. Ini jumlahnya 1 juta ton juga," tutur dia.

Ia menilai, dampak musim kemarau dan tingginya harga beras terkadang menyulitkan masyarakat desil 5, 6 dan 7 sulit mendapat beras berkualitas.

Untuk itu, pihaknya berharap melalui program tersebut, masyarakat bisa mendapat stok beras berkualitas yang membantu kebutuhan rumah tangga mereka.

"Ya, yang ini akan masuk ke pasar-pasar tradisional. Sehingga nanti kalau ibu-ibu emak-emak belanja beras, berasnya bagus, ya, tetapi beras yang disubsidi oleh pemerintah," kata Zulkifli Hasan.

Sebelumnya Zulkifli Hasan juga mengatakan, Pemerintah menyiapkan bantuan beras sebanyak 1 juta ton untuk 33,2 juta penerima manfaat dari kalangan warga kurang mampu yang masuk dalam kategori desil 1 sampai 4.

"Jadi kami siapkan bantuan beras 1 juta ton atau 1 miliar kilogram untuk 33,2 juta penerima," ujar dia, saat memonitor penyaluran bantuan pangan Oktober–Desember 2026 di Kota Kendari.

Dia menuturkan, bantuan beras satu juta ton ini disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang kurang mampu utamanya beras.

 

Siapkan Subsidi Jagung untuk Pakan Ternak

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) usai acara Peluncuran dan Dialog Percepatan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih bersama Kepala Desa se-Jawa Timur, Gedung Jatim Expo Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (30/4/2025).

Selain subsidi beras, Zulkifli Hasan menuturkan, pemerintah juga menyiapkan bantuan subsidi jagung untuk pakan ternak. Ia menyebutkan subsidi jagung sebanyak 150.000 ton dengan harga Rp 5 ribu per kilogram.

Pihaknya berharap bantuan subsidi jagung tersebut bisa menjaga stok harga di pasar yang kini bahkan sudah mencapai Rp 8 ribu per kilogram.

"Karena harga sekarang di pasar bisa Rp 7.000, bisa Rp 6.500, bahkan ada yang Rp 8.000. Tentu ini untuk menjaga pangan pokok agar tidak bergejolak," Zulkifli Hasan menambahkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya