Prabowo Bidik 70 Ribu Polisi Hutan

Prabowo menargetkan jumlah Polisi Hutan bertambah dari 4.500 menjadi 70 ribu secara bertahap dalam tiga hingga empat tahun.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 07 Oktober 2026, 03:12 WIB
Prabowo meninjau kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). (Liputan6.com/Lizsa Egeham).

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto berencana menambah jumlah Polisi Hutan secara bertahap untuk memperkuat pengawasan terhadap kawasan hutan Indonesia. Dari sekitar 4.500 personel saat ini, jumlah Polisi Hutan ditargetkan mencapai 70.000 orang.

Prabowo mengatakan tambahan personel tersebut telah diusulkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, penambahan akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran negara.

"Saya telah mengajukan APBN kalau tidak salah, tambahan 4.500 polisi hutan menjadi 70.000 polisi hutan," kata Prabowo saat menghadiri penyerahan keuangan negara yang diselamatkan Satgas PKH di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Prabowo kemudian meminta Menteri Keuangan memperhitungkan kemampuan anggaran untuk memenuhi kebutuhan penambahan personel tersebut.

"Saya tidak tahu berapa tahun bisa tercapai. Menteri Keuangan, berapa tahun ini, tahun depan kita dapat anggaran berapa?" sambungnya.

 

Target 21 Ribu Polisi Hutan pada 2027

Momen Prabowo Telepon di Tengah Rapat Kebakaran Hutan

Prabowo menyebut penambahan personel tidak bisa dilakukan sekaligus. Untuk tahap awal, pemerintah menargetkan jumlah Polisi Hutan mencapai 21.000 orang pada 2027.

"Oke, dari 70.000 baru bisa bisa 21.000 tahun 2027. Berarti mungkin 3-4 tahun kita akan sampai 70.000," ujarnya.

Menurut Prabowo, kebutuhan penambahan Polisi Hutan berkaitan dengan luas kawasan hutan Indonesia yang mencapai puluhan juta hektare. Jumlah personel yang ada saat ini dinilai perlu diperkuat untuk menjangkau kawasan tersebut.

Prabowo mengatakan dirinya memahami tantangan yang dihadapi aparat ketika bertugas di wilayah hutan, pegunungan, hingga rawa. Pengalaman sebagai mantan prajurit membuatnya memahami kondisi medan yang harus dihadapi para personel di lapangan.

"Saya paham kesulitan aparat kita. Saya mengerti kesulitan para prajurit kita, para polisi kita, para bea cukai kita, para polisi hutan, saya paham," tutur Prabowo.

Karena itu, ia menekankan pentingnya memperkuat jumlah personel yang bertugas menjaga kawasan hutan. Polisi Hutan, kata Prabowo, memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap hutan, termasuk aktivitas penebangan liar dan pembakaran hutan.

"Kita mengerti kalau tidak salah untuk menjaga hutan kita yang puluhan juta hektar, kita hanya punya 4.500 polisi hutan. Menjaga puluhan juta, hanya ada 4.500 polisi hutan. Bagaimana terhadap penjarah liar? Bagaimana mereka yang membakar hutan? Kita terus akan memperbaiki," jelas Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya