Liputan6.com, Jakarta - Direktur utama IBL Junas Miradiarsyah memastikan pihaknya akan selalu mendukung pebasket lokal. Beragam peraturan baru disiapkan IBL menghadapi musim 2027 nanti. Diharapkan pemain lokal bisa mendapatkan kesempatan lebih baik.
IBL 2027 rencananya akan dimulai pada Januari nanti. IBL pekan lalu baru saja mengumumkan beberapa perubahan untuk musim baru. Jumlah pemain asing berkurang dari tiga di musim lalu menjadi hanya dua pemain.
Advertisement
"Di IBL 2027, klub bisa mengontrak dua pemain, dua boleh bermain," terang Junas dalam diskusi Ekosistem Basket Indonesia yang digelar Jurnalis Suka dan Peduli Olahraga (Jusraga) di kawasan Senayan, Selasa (6/10/2026).
Junas menyambut baik diskusi yang dihadiri stakeholder bola basket nasional itu. Selain Junas, turut hadir Sekjen DPP Perbasi Nirmala Dewi, Managing Director Badan Tim Nasional (BTN) Perbasi Jeremy Imanuel Santoso, owner klub Rans Simba Bogor Norman Sebastian, pelatih legendaris Fictor Roring dan coach Wahu Widayat Jati hingga Augie Fantinus dan Udjo.
"Jadi, yang dilakukan hari ini, diskusi, tidak lain adalah untuk selalu melahirkan pemikiran-pemikiran, kemudian solusi-solusi, baik jangka pendek maupun jangka panjang, supaya olahraga bola basket ini terus berprestasi," ucap Junas.
Demi Timnas Basket Indonesia
Perubahan dilakukan IBL demi meningkatkan kualitas dan kemampuan pebasket lokal sehingga timnas basket Indonesia bisa semakin berprestasi. Apalagi ada SEA Games 2027 yang sudah menanti di Malaysia.
"Menurut saya banyak (masukan bagus), ya. Jadi, salah satunya tadi ada beberapa masukan di liga yang bisa kita perbaiki ke depannya. Kemudian yang diperbaiki itu garis besarnya adalah bagaimana supaya kesempatan pemain lokal kita semakin baik dan semakin maksimal," terang Junas.
"Kemudian di luar itu, tadi juga bicara mengenai di luar liganya. Jadi, kelompok usia 18 sampai 22 tahun itu kalau kita bisa, misalnya, lebih dimaksimalkan lagi, baik dari programnya maupun dari kompetisinya. Supaya apa? Supaya bisa menyuplai lebih banyak pemain ke liga, kemudian pool pemainnya lebih banyak, lebih banyak juga pilihan untuk kita bisa berprestasi di tingkat nasional dengan pool pemain yang lebih baik."
Junas menegaskan IBL selalu sejalan dengan Perbasi dan siap mendukung agar bola basket Indonesia semakin berprestasi di ajang internasional.
"Ya, kami sebagai IBL punya satu peran untuk mendukung federasi (Perbasi), dan harus kita dukung untuk menciptakan prestasi nasional yang terbaik yang diinginkan," tegas Junas.
SEA Games 2027 Menanti
Sementara itu Sekjen Perbasi Nirmala Dewi menyambut baik perubahan peraturan di IBL 2027. Nirmala yakin akan bisa membawa hasil positif pada SEA Games 2027.
"Ini bagian untuk kelancaran program kita di timnas dan prestasi. Makanya kita duduk bareng-bareng sama IBL untuk kita bikin komposisi yang pas, yang menguntungkan juga buat pemain-pemain lokal kita. Karena sebagian dari mereka adalah pemain timnas. Supaya dapat banyak jam, dapat banyak menit untuk main di lapangan. Sehingga nanti berdampak kepada prestasi. Jadi kita lihat nanti barometer-nya pada saat SEA Games di Malaysia," ucap Nirmala.