Liputan6.com, Jakarta - Setelah dipasarkan di Jepang, BYD berencana untuk memperluas ekspansi mobil listrik mungil, Racco. Dua negara yang bakal jadi tujuan baru, penjualan kei car listrik ini adalah Sri Lanka dan Makau.
Disitat dari Carnewschina, pemesanan Racco sudah dibuka di Makau, dan peluncuran resmi di Sri Lanka, akan dijadwalkan pada 9 Oktober 2026.
Advertisement
Kehadiran BYD Racco menjadi langkah strategis, karena mobil ini memang dikembangkan khusus untuk memenuhi regulasi kei car Jepang.
Selain mengusung setir kanan, dimensinya juga dirancang sesuai standar kendaraan kompak yang populer untuk mobilitas perkotaan.
Dari sisi ukuran, BYD Racco memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.800 mm, serta wheelbase 2.520 mm.
Dengan dimensi tersebut, mobil ini diklaim tetap mampu menawarkan kabin yang lapang untuk penggunaan harian maupun perjalanan keluarga kecil.
BYD menawarkan Racco dalam beberapa varian dengan dua pilihan kapasitas baterai. Varian Racco 200 dibekali baterai berkapasitas 22,4 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 210 kilometer berdasarkan standar pengujian WLTC Jepang.
Sementara itu, varian Racco 300 mengusung baterai lebih besar berkapasitas 35,84 kWh dengan daya jelajah mencapai 320 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Angka tersebut menjadikannya salah satu kei car listrik dengan jarak tempuh paling kompetitif di kelasnya.
Spesifikasi BYD Racco
Untuk pengisian daya cepat, BYD Racco mendukung DC fast charging hingga 50 kW, setara dengan Honda N-One e dan lebih tinggi dibanding Nissan Sakura yang memiliki kemampuan pengisian cepat sekitar 30 kW.
Tak hanya mengandalkan efisiensi, BYD juga membekali Racco dengan sejumlah fitur yang cukup menarik untuk kelas mobil mungil.
Salah satunya adalah pintu geser elektrik yang dilengkapi fitur hands-free melalui sensor kaki, sebuah fitur yang diklaim menjadi pembeda di segmennya.