Liputan6.com, Jakarta - Song Mino WINNER divonis hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaan selama dua tahun karena berulang kali meninggalkan tempat tugas wajib militernya tanpa izin.
Pengadilan Distrik Barat Seoul menjatuhkan vonis tersebut kepada rapper berusia 33 tahun itu pada Kamis. Karena hukumannya ditangguhkan, Song Mino tidak perlu menjalani hukuman satu tahun penjara selama tidak ada pencabutan masa percobaan dalam periode dua tahun tersebut.
Advertisement
Melansir dari The Korea Herald, seorang supervisor bermarga Lee yang bertugas mengawasi Song Mino juga didakwa dalam kasus yang sama. Ia dijatuhi hukuman 10 bulan penjara dengan masa percobaan selama dua tahun.
“Wajib militer merupakan kewajiban yang diperlukan demi keberadaan dan keamanan negara dan harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Pekerja layanan sosial juga tidak terkecuali,” ujar pengadilan.
Dalam pertimbangannya, pengadilan menyebut Song Mino telah mengakui seluruh dakwaan dan menunjukkan penyesalan.
Pengadilan juga mempertimbangkan kondisi kesehatannya yang dinilai berpengaruh terhadap kemampuannya menjalankan tugas, serta komitmennya untuk menyelesaikan sisa kewajiban wajib militernya.
Song Mino Sampaikan Permintaan Maaf
Song Mino menyampaikan permintaan maaf saat tiba di pengadilan untuk menjalani sidang putusan.
“Aku sudah banyak melakukan introspeksi. Setiap hari aku menyesal dan semakin merasa malu. Aku hanya bisa meminta maaf kepada orang-orang yang selama ini telah mendukungku,” ujar Song Mino.
Setelah putusan dibacakan, Song Mino mengatakan bahwa dirinya akan menerima keputusan pengadilan dengan rendah hati. Namun, ia tidak memberikan jawaban ketika ditanya apakah dirinya akan kembali menjalankan tugas wajib militer.
Jika putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap, Song Mino berpotensi diwajibkan menjalani tambahan masa tugas sesuai dengan periode ketidakhadirannya.
Berdasarkan Undang-Undang Wajib Militer Korea Selatan, ketidakhadiran tanpa izin bagi pekerja layanan sosial tidak dihitung sebagai bagian dari masa wajib militer yang harus diselesaikan.
Bolos Wamil Hingga 100 Hari
Song Mino sebelumnya didakwa karena tidak hadir tanpa izin selama lebih dari 100 hari saat menjalani tugas sebagai pekerja layanan sosial di sebuah badan pengelola fasilitas publik di Seoul. Ia menjalankan tugas tersebut sejak Maret 2023 hingga Desember 2024.
Dalam sidang terakhir pada April lalu, jaksa menuntut Song Mino dengan hukuman 18 bulan penjara. Sementara itu, jaksa menuntut supervisor bermarga Lee dengan hukuman satu tahun penjara.
Song Mino saat itu mengakui seluruh dakwaan dan meminta keringanan hukuman kepada pengadilan.
“Sebagai seorang pemuda Republik Korea, aku gagal menjalankan kewajiban pertahanan negara dengan sungguh-sungguh hingga akhir,” kata Song Mino dalam pernyataan terakhirnya.
“Aku ingin memulihkan kesehatanku secepat mungkin. Jika diberi kesempatan untuk kembali menjalankan tugas, aku ingin menyelesaikannya dengan sungguh-sungguh,” lanjutnya.