Liputan6.com, Jakarta - Komedian Nunung memilih berpikir positif saat warungnya di Solo sepi dan ramai dikaitkan dengan benda aneh. Ia tidak mau menuduh siapa pun. Doa jadi cara yang ia pegang selama ini.
"Cuman kok kalau dikait-kaitkan dengan sepinya warung aku tuh mulailah kadang-kadang kita, 'Apa iya ya? Apa iya ya?' Tapi aku positif terus, positif terus. Aku selalu bilang, 'Benahi ke dalam, benahi ke dalam,' kubilang gitu," ujar Nunung saat ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2026).
Advertisement
Nunung mengingatkan orang-orang di sekitarnya untuk tetap percaya kepada Tuhan. Menurutnya, doa harus dilakukan terus-menerus. Jawabannya tidak selalu datang cepat.
"'Sudahlah, percaya. Kalau kita doa kita kuat, kita punya kita punya Allah kok,' gitu lho. 'Masa mau mau menang sama Allah?' gitu lho. 'Kalau doa kita itu terus-menerus. Ya memang doa itu kan nggak nggak cepat langsung di dijawab juga, kan," ujarnya.
Introspeksi Diri & Berdoa
Nunung juga berpikir mungkin ada kesalahan di dalam warungnya sendiri. Ia memohon petunjuk dalam setiap doanya. Ia siap membenahi kalau memang ada yang keliru.
"Ya pasti mungkin ini ada kesalahan di dalam yang perlu dibenahi. Makanya kalau aku berdoa, 'Ya Allah, kalau memang ada kesalahan di dalam, beri petunjuk saya, akan saya benahi.' Saya selalu gitu dalam doa saya," kata Nunung.
Tak Mau Berprasangka Buruk
Kalau ada orang yang berniat tidak baik, Nunung hanya memohon agar orang itu disadarkan. Doa itu tidak pernah ia ubah. Ia tidak mau berprasangka buruk.
"Tapi kalau memang ada orang yang niat nggak baik dengan warung saya, ya Allah, sadarkan dia.' Udah cuma gitu aja aku, doaku selalu gitu aja. Jadi aku aku juga nggak mau suuzan ke orang-orang," tururnya.
"Karena aku juga nggak mau suuzan, aku nggak mau apa, udahlah aku berpikir positif aja. Aku cuman dalam hatiku, 'Aku punya Allah kok, udah. Allah itu kekuatanku.' Udah gitu aja," pungkas Nunung.