Banjir Thailand Tewaskan 31 Orang, Hujan Lebat dan Badai Mengintai

Banjir di Thailand telah menewaskan 31 orang sejak September, dengan peringatan hujan lebat dan badai mengintai.

oleh Septian DenyDiterbitkan 06 Oktober 2026, 15:00 WIB
Seorang pria menerobos banjir setelah hujan lebat mengguyur Bangkok, Thailand. (Dok. AP Photo/Sakchai Lalit)

Liputan6.com, Bangkok - Otoritas Thailand memperingatkan potensi hujan lebih deras dan banjir bandang setelah jumlah korban tewas akibat banjir di berbagai wilayah negara itu sejak pertengahan September mencapai 31 orang.

Dikutip dari Channel News Asia, Departemen Meteorologi Thailand pada Senin (5/10/2026) mengatakan badai petir, angin kencang, dan hujan lebat diperkirakan melanda sebagian besar wilayah Thailand bagian utara mulai Senin hingga Rabu. Kondisi tersebut meningkatkan risiko banjir bandang, terutama di wilayah dataran rendah.

Hujan sangat lebat hingga lebat juga diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah tengah, timur, dan selatan Thailand, termasuk ibu kota Bangkok, pada akhir pekan.

Sejumlah wilayah Bangkok terendam banjir pekan lalu setelah hujan deras mengguyur selama berhari-hari. Kondisi tersebut memaksa ribuan warga mengungsi dan menyebabkan gangguan parah terhadap aktivitas di kota tersebut.

Kondisi Bangkok kini sebagian besar telah membaik. Namun, genangan masih bertahan di sejumlah wilayah yang berada di dataran lebih rendah.

Otoritas Bangkok mengatakan telah mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi risiko banjir lanjutan. Salah satunya dengan mengalirkan lebih banyak air dari kanal-kanal utama kota untuk meningkatkan kapasitasnya menampung air hujan.

Pompa air tambahan juga dikerahkan di sejumlah wilayah yang memiliki risiko tinggi mengalami banjir.

Menurut Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Thailand, lebih dari 3,5 juta orang masih terdampak banjir di seluruh negeri hingga Senin.

Sebanyak 31 orang meninggal dunia akibat banjir tersebut. Korban tersebar di delapan provinsi, termasuk empat orang di Bangkok.

Kerusakan luas akibat banjir mendorong pemerintah Thailand menyetujui dana darurat lebih dari 4,1 miliar baht atau sekitar USD 122 juta pada pekan lalu untuk pemulihan pascabanjir.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya