Bitmine Tambah Kepemilikan Ethereum Jadi 6,02 Juta ETH

Bitmine menambah kepemilikan Ethereum menjadi 6,02 juta ETH dengan total aset kripto dan kas mencapai US$ 17,4 miliar.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 06 Oktober 2026, 15:00 WIB
Ilustrasi aset kripto Ethereum. (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta - Bitmine Immersion Technologies, dengan kode saham BMNR, mengumumkan kepemilikan Ethereum (ETH) telah mencapai 6,02 juta token. Total aset kripto, kas, dan surat berharga yang dapat dipasarkan milik perusahaan kini mencapai US$ 17,4 miliar.

Mengutip CoinMarketCap, Selasa (6/10/2026), perusahaan yang dirilis pada 5 Oktober 2026, Bitmine menambah sekitar 15.112 ETH dalam sepekan terakhir. Langkah ini melanjutkan strategi akumulasi Ethereum yang dilakukan secara konsisten.

Bitmine kini menjadi salah satu perusahaan dengan kepemilikan Ether terbesar di dunia. Strategi tersebut menyerupai pola akumulasi Bitcoin yang sebelumnya dipopulerkan sejumlah perusahaan, seperti Strategy.

Namun, Bitmine memilih Ethereum. Perusahaan menilai ETH memiliki nilai jangka panjang karena menjadi salah satu fondasi keuangan terdesentralisasi (DeFi), penyelesaian transaksi stablecoin, serta infrastruktur tokenisasi.

 

Total Aset Bitmine

Ilustrasi aset kripto Ethereum. (Foto By AI)

Bitmine sebelumnya menyatakan ingin mengakumulasi persentase tertentu dari total pasokan Ethereum. Target tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham seiring dengan pertumbuhan penggunaan jaringan Ethereum.

Dengan kepemilikan mencapai 6,02 juta ETH, nilai aset Ethereum Bitmine kini mencapai puluhan miliar dolar AS berdasarkan harga pasar saat ini. Perkembangan tersebut menjadi perhatian investor yang memantau permintaan institusi terhadap aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar.

Sementara itu, total aset senilai US$ 17,4 miliar mencakup kepemilikan kripto, kas, dan surat berharga yang dapat dipasarkan. Angka tersebut memberikan gambaran mengenai kekuatan neraca perusahaan.

Kondisi likuiditas menjadi penting bagi perusahaan pengelola aset kripto untuk memastikan kemampuan membiayai operasional dan kewajiban utang tanpa harus menjual aset kripto utama ketika pasar mengalami tekanan.

Bitmine sebelumnya bergerak di bisnis peralatan penambangan Bitcoin. Dalam setahun terakhir, perusahaan berkembang menjadi salah satu pemegang Ethereum institusional terbesar, menunjukkan strategi perbendaharaan aset digital mulai berkembang melampaui Bitcoin.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya