Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Ditembak

Polisi memberikan tindakan tegas terukur kepada pelaku.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 05 Oktober 2026, 23:29 WIB
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, tewas setelah menyerang anggota kepolisian menggunakan senjata tajam saat hendak diamankan di Kabupaten Lampung Timur, Senin (5/10/2026). (Liputan6.com/Ardi Munthe)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Pelaku tewas setelah menyerang anggota kepolisian menggunakan senjata tajam saat hendak diamankan di Kabupaten Lampung Timur, Senin (5/10/2026).

Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama membenarkan penangkapan tersebut. Jenazah pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Benar, saat ini masih perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Jenazah pelaku akan dibawa ke sana," kata Apfryyadi, Senin (5/10/2026).

Apfryyadi mengatakan polisi memberikan tindakan tegas terukur setelah pelaku menyerang petugas menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan.

"Tindakan tegas terukur ini diberikan karena pelaku menyerang anggota menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbalinggo, Lampung Timur," ujarnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam dan sepeda motor.

"Barang buktinya ada sajam sama motornya, untuk sementara itu yang bisa kami sampaikan perkembangan kasus ini," jelas Apfryyadi.

 

 

Korban Ditemukan Tewas

Polisi mengevakuasi satu keluarga di Tulang Bawang, Lampung diduga korban pembunuhan. (Liputan6.com/Istimewa).

Sebelumnya, tiga anggota keluarga ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Senin (5/10/2026) pagi.

Ketiga korban yakni Rachmat (69), Hasanah (56), dan Devny Kishela Putri (14). Ketiganya ditemukan dengan sejumlah luka pada tubuh.

Apfryyadi mengatakan kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Septian Rachmanda (32), anak Rachmat. Septian mendatangi rumah orang tuanya sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat tiba, pintu rumah masih terkunci dari dalam. Septian kemudian memanggil kedua orang tuanya, tetapi tidak mendapat jawaban.

Karena curiga, Septian membuka paksa pintu rumah. Setelah masuk, dia menemukan ayah, ibu, dan adiknya sudah meninggal dunia.

"Karena tidak ada jawaban, anak korban kemudian berinisiatif membuka paksa pintu rumah. Setelah masuk, dirinya teriak mendapati ayah, ibu dan adiknya sudah dalam kondisi meninggal dunia dan berlumuran darah," kata Apfryyadi, Senin (5/10/2026).

Septian kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada anggota keluarga lainnya. Polisi yang menerima laporan selanjutnya mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Personel Polsek Banjar Agung bersama Satreskrim dan Unit Inafis Polres Tulang Bawang melakukan pemeriksaan di lokasi.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan Hasanah dan Devny ditemukan tergeletak di atas kasur dengan sejumlah luka tusuk pada tubuh. Sementara Rachmat ditemukan di kamar lain dalam posisi tergeletak di lantai, tepat di bawah dipan.

Rachmat juga mengalami sejumlah luka, antara lain pada pipi kanan, bagian atas kepala, dan belakang kepala.

"Ketiga korban mengalami luka pada bagian tubuh, kepala, dan dada. Ketiga korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut," bebernya.

 

Dugaan Hubungan Keluarga

Ilustrasi Pembunuhan (Istimewa)

Sebelum pelaku ditangkap, polisi mendalami informasi bahwa terduga pelaku memiliki hubungan keluarga dengan para korban.

Penyidik juga menelusuri informasi bahwa terduga pelaku baru sekitar dua hari kembali ke rumah korban setelah menjalani perawatan di RSJ Kurungan Nyawa, Pesawaran.

"Informasi awal memang masih keluarga, adik dari korban Hasanah dan dikatakan mengalami gangguan kejiwaan. Tapi itu perlu dibuktikan oleh ahli medis," tegas Apfryyadi.

Dengan ditangkapnya terduga pelaku, polisi masih melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap secara utuh kronologi serta motif pembunuhan tersebut.

Sementara itu, jenazah ketiga korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani proses autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya