Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) mengumumkan pengunduran diri anggota direksi perseroan yakni Direktur Utama Perseroan Eri Budiono pada 2 Oktober 2026.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, (5/10/2026), perseroan telah menerima permohonan pengunduran diri Eri Budiono dari jabatannya sebagai Direktur Utama Perseroan pada 2 Oktober 2026. Perseroan mengatakan, pengunduran diri itu telah dicatat dalam administrasi pengawasan OJK berdasarkan Surat OJK Nomor SR-241/PB.32/2026 pada 28 September 2026.
Advertisement
“Selanjutnya, pengunduran diri tersebut akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Perseroan menyatakan, kejadian ini tidak berdampak merugikan terhadap kegiatan usaha dan keuangan perseroan.
Mengutip laman bankneocommerce.co.id, Eri Budiono menjadi Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 April 2024.
Pria kelahiran Malang pada 1968 ini menyelesaikan gelar Sarjana Bisnis Perbankan dan Keuangan dari Monash University, Australia pada 1993.
Ia mengawali karier di dunia perbankan pada 1993 di ABN Amro Bank Indonesia sebagai Corporate Banking Manager. Eri memiliki pengalaman luas di industri perbankan antara lain sebagai Head of Global Banking dan Head of Commercial Banking di HSBC, Corporate and Investment Banking Director di Rabobank sebagai Global Banking Director di Maybank. Ia juga berpengalaman sebagai Direktur di Teak Capital Partners dan juga Chief Executive Officer di Terra Thrive.
Berdasarkan data RTI, harga saham BBYB ditutup naik 2,04% menjadi Rp 200 per saham. Harga saham BBYB dibuka stagnan di Rp 196 per saham. Saham BBYB berada di level tertinggi Rp 202 dan terendah Rp 195 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.767 kali dengan volume perdagangan saham 347.280 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,9 miliar.