Liputan6.com, Washington, DC- Enam orang yang berada di dalam pesawat medis yang hilang pada hari Sabtu saat penerbangan dari Bermuda menuju Boston diduga telah meninggal dunia. Informasi tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi dari operator penerbangan.
Dikutip dari BBC, pada Minggu malam, Pengawal Pantai Amerika Serikat (United States Coast Guard) menyatakan telah menghentikan pencarian penyintas di lepas pantai Nantucket, sebuah pulau di Massachusetts.
Advertisement
"Kini kami harus menghadapi kenyataan yang memilukan bahwa empat anggota tim Latitude kami, pasien kami, serta pendamping keluarga pasien yang berada di dalam Heartbeat 104 diduga telah meninggal dunia," ujar Latitude Air Ambulance dalam sebuah pernyataan tidak lama setelah penghentian pencarian tersebut.
"Pikiran kami yang utama tertuju pada keluarga, orang-orang tercinta, teman, dan rekan kerja mereka," lanjut pernyataan tersebut.
Badan Penerbangan Federal (Federal Aviation Administration) kehilangan kontak dengan pesawat Gulfstream G-100 tersebut sesaat setelah pukul 01.00 waktu lokal (05.00 GMT) pada Sabtu pagi. Pada Sabtu malam, pihak berwenang menemukan "ladang puing" yang dikonfirmasi berasal dari pesawat tersebut.
Berdasarkan data penerbangan dari FlightAware, pesawat tersebut berangkat dari Bandara Internasional L.F. Wade Bermuda pada Jumat malam pukul 23.40 waktu lokal. Pesawat dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Logan Boston pada pukul 01.30 EDT (05.30 GMT).
Terdapat empat warga negara Kanada dan dua warga negara Bermuda di dalam pesawat tersebut.
"Ini merupakan kehilangan yang tak terbayangkan bagi keluarga Latitude kami dan bagi semua orang yang mencintai enam orang di dalam Heartbeat 104," kata Peter Byl, Presiden Latitude Air Ambulance, pada Minggu malam.
"Fokus kami saat ini adalah mendukung keluarga mereka, mendukung tim kami, dan membantu pihak berwenang. Kami akan menghormati rekan-rekan kami dengan mengingat kepedulian, profesionalisme, dan komitmen yang mereka bawakan dalam pekerjaan mereka setiap hari," jelas dia.
Latitude Air Ambulance merupakan perusahaan asal Kanada yang menyediakan layanan penerbangan medis internasional bagi pasien yang kembali ke daerah asal.
Dua pilot dan dua staf medis yang semuanya berkebangsaan Kanada telah terbang ke Bermuda untuk menjemput seorang pasien beserta kerabatnya, sebagaimana disampaikan oleh Clarence Togeretz, Direktur Operasi Penerbangan di Latitude, kepada CBC News.