Liputan6.com, Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal bernama Binsar Nasution dilarikan ke rumah sakit setelah diserang dan ditikam oleh seseorang berinisial MY, usai melaksanakan kegiatan reses di Desa Pintu Padang Julu, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal.
Akibat penyerangan tersebut, politikus Partai Demokrat itu mengalami tiga luka tusuk serius pada bagian leher dan punggung, sehingga harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandailing Natal.
Advertisement
Sementara itu, MYP yang sempat melarikan diri usai kejadian berhasil dibekuk kepolisian dan digelandang ke Mapolres Mandailing Natal untuk proses hukum lebih lanjut.
Berdasarkan pemeriksaan awal penyidik, pelaku nekat melakukan perbuatan keji tersebut lantaran dipicu oleh dendam lama yang berkaitan dengan persoalan jual beli harta warisan.
"Terkait dengan kejadian penusukan salah satu anggota dewan inisial BN yang dilakukan oleh MYP itu kejadiannya tanggal 3 Oktober sekira pukul 15.00 WIB di Desa Pintu Padang Julu. Pelaku saat ini sudah diamankan oleh Sat Reskrim Polres Madina dan berada di rutan Polres Madina. Kronologinya korban saat itu sedang reses dan setelah reses korban langsung dirangkul oleh pelaku dan langsung ditusuk ke bagian leher dan punggung. Setelah melakukan penusukan sempat melarikan diri dan langsung petugas langsung memburu pelaku dan berhasil ditangkap. Kalo untuk motif sementara adalah dendam terhadap korban," ujar Kanit Pidum Satreskrim Polres Mandailing Natal Ipda Musthofa Husein, Senin (5/10/2026).
Pelaku ditahan di Rutan Mapolres Mandailing Natal dan dijerat dengan undang-undang tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal lima belas tahun penjara demi mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.