Brand China Gempur Paris Motor Show 2026, 7 Mobil Baru Debut Global

Paris Motor Show 2026 bakal menjadi panggung penting bagi produsen China, untuk memperlihatkan taringnya di pasar Eropa

oleh Arief AszhariDiterbitkan 06 Oktober 2026, 13:08 WIB
BYD juga Pamer Teknologi dan Ekosistem Kendaraan Listrik (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Paris Motor Show 2026 bakal menjadi panggung penting bagi produsen China, untuk memperlihatkan taringnya di pasar Eropa. Ajang yang bakal dihelat pada 12 Oktober 2026 ini, bakal diikuti sedikitnya 20 merek asal Negeri Tirai Bambu, dengan tujuh model baru yang telah dikonfirmasi menjalani debut global.

Deretan merek tersebut mencakup 212, Aito, BYD, Changan, Chery, Denza, Forthing, Foton, GAC, Geely, Jaecoo, Leapmotor, Li Auto, Lotus, Lynk & Co, Maxus, Omoda, Smart, Xpeng, dan Zeekr.

Disitat dari Carnewschina, salah satu model yang menarik perhatian adalah Geely Monjaro EM-i, SUV plug-in hybrid (PHEV) penggerak semua roda, yang mengandalkan mesin turbo 1,5 liter, yang dipadukan dua motor listrik dengan tenaga gabungan 305 kW atau 409 hp.

Akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya 5,8 detik. Dengan baterai 29,8 kWh, jarak tempuh dalam mode listrik mencapai 130 km, sementara jarak tempuh kombinasi mencapai 1.100 km dengan konsumsi bahan bakar 5,4 liter per 100 km.

Lynk & Co juga akan memperkenalkan 07 GT, sebagai model station wagon pertama dari pabrikan Tiongkok ini. Mobil ini menggunakan sistem plug-in hybrid (PHEV) EM-P, dengan mesin 1,5 liter, transmisi DHT tiga percepatan, dan dua motor listrik.

Total tenaga mencapai 390 kW atau 523 hp, sedangkan baterai 28,3 kWh memberikan jarak tempuh 170 km berdasarkan CLTC atau 139 km WLTP. Total jarak tempuhnya mencapai 1.315 km.

Li Auto tak mau ketinggalan dengan membawa i6, crossover listrik lima penumpang yang akan menjadi debut merek tersebut di Biru. Sedangkan Xpeng akan membawa G9L, sebuah SUV besar dengan konfigurasi tiga baris kursi.

Sementara itu, Zeekr 9X hadir sebagai SUV PHEV, yang menggabungkan mesin 2,0 liter dan dua motor listrik dan mampu menghasilkan tenaga gabungan 660 kW atau 885 hp.

Tersedia baterai 55 kWh dengan jangkauan listrik 300 km CLTC atau 246 km WLTP, serta baterai 70 kWh yang mampu mencapai 380 km CLTC atau 312 km WLTP.

Model yang Curi Perhatian

Leapmotor D19 menjadi model lain yang mencuri perhatian, dengan pilihan teknologi range extender (EREV), yang menggunakan sistem AWD dua motor dengan tenaga 300 kW atau 402 hp dan baterai 63,7 kWh atau 80,3 kWh.

Jarak tempuh listriknya berada di rentang 400-500 km CLTC, sedangkan sistem 800V memungkinkan pengisian baterai dari 30 hingga 80 persen hanya dalam 15 menit.

Adapun versi BEV menggunakan sistem 1.000V, dua motor bertenaga 410 kW atau 550 hp, serta baterai 99,6 kWh dan 115 kWh dengan jarak tempuh 620-720 km CLTC.

Varian tiga motor menghasilkan 540 kW atau 724 hp dan mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 3,94 detik.

Selain itu, Smart akan memperkenalkan #2, mobil listrik mungil dua penumpang yang dirancang Mercedes-Benz.

Berdiri di atas platform Electric Compact Architecture (ECA), mobil ini menggunakan motor listrik permanen magnet bertenaga puncak 60 kW atau 80 hp dan memiliki kecepatan maksimum 140 km/jam.

Baterai LFP dengan sel CATL dan kapasitas 35,8 kWh disebut mampu memberikan jarak tempuh hingga 410 km berdasarkan CLTC atau 336 km WLTP.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya