Liputan6.com, Jakarta - Stray Kids dikabarkan tidak akan ikut Grammy Awards tahun depan. Stray Kids juga memang tidak mendaftarkan karya apa pun ke Grammy yang menjadwalkan deadline pengumpulan lagu pada 21 Agustus lalu.
Dengan demikian Stray Kids tidak akan hadir dan otomatis tak ikut masuk nominasi. Hal ini diperkuat lagi oleh JYP Entertainment, agensi dari boy group itu yang telah mengonfirmasi berita ketidakikutsertaan Stray Kids di Grammy.
Advertisement
“Stray Kids tidak akan mengirimkan karya apapun ke Grammy,” begitu kata JYP Entertainment dikutip dari Soompi pada (2/10/2026).
Meskipun demikian, agensi tidak menyertakan alasan apapun terkait keputusan yang Stray Kids ambil ataupun keterkaitannya dengan dibentuknya kategori baru untuk Asian Pop.
Seperti yang diketahui, grup ini adalah salah satu boy group besar asal Korea Selatan dengan segudang pencapaian. Dilihat dari jejak prestasinya, Stray Kids telah menduduki puncak Billboard 200 sebanyak sembilan kali yang bahkan semua membernya memiliki hak voting resmi Grammy.
Keputusan Stray Kids untuk memboikot ini akan menjadi hantaman keras bagi pihak Grammy.
BTS Boikot Grammy
Sebelum itu, BTS telah menyatakan hal serupa yakni memboikot Grammy sebagai protes dibuatnya kategori baru yang dikotak-kotakkan.
Dilansir dari Korea JoongAng Daily pada (3/10/2026), para member BTS memposting pesan terkait musik di laman Instagram pribadi mereka sebulan setelah Recording Academy yang mengatur Grammy memutuskan membuat kategori baru untuk Asian Pop.
“Kami harap musik bisa didengar dan dicintai tanpa harus mengkotakkan wilayah dan bahasa,” tulis BTS.
Kekhawatiran Terjebak Sekat Kategori Khusus
Kehadiran kategori baru itu juga menuai banyak kontra lantaran dikhawatirkan malah menjadi rintangan bagi para musisi Asia.
Diwartakan oleh Korea JoongAng Daily pada (3/10/2026), penilaian kategori baru itu dipercaya memberi batas pada langkah lagu dan album K-pop untuk memasuki kategori utama seperti Record of the Year dan Album of the Year.
Hongjoong Ateez Angkat Bicara
Bak gelombang besar, tindakan boikot yang dilakukan oleh grup besar seperti Stray Kids dan BTS ini pun berefek kepada grup lain di K-pop seperti Ateez.
Hongjoong, pemimpin dari Ateez juga mengaku bahwa dirinya paham dengan langkah yang diambil grup lain yakni BTS serta telah mempertimbangkan untuk mengambil tindakan serupa.