Liputan6.com, Jakarta - Mengurus usaha berarti memperhatikan banyak hal dalam satu waktu. Selain memastikan produk dan layanan sampai ke pelanggan, pelaku UMKM perlu membayar supplier, menggaji karyawan, menyelesaikan tagihan, serta memantau pemasukan dan pengeluaran.
Ketika aktivitas usaha semakin padat, pengelolaan keuangan yang praktis menjadi penting. Pemilik usaha membutuhkan akses transaksi yang mudah sekaligus informasi keuangan yang membantu mereka mengikuti kondisi bisnis.
Advertisement
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, BNI menghadirkan BNIdirect bisnis, platform digital yang dirancang bagi UMKM untuk mengelola transaksi dan keuangan usaha dalam satu platform. Mengusung pesan #BisnisGakRibet, layanan ini mencakup kebutuhan transaksi harian, pemantauan keuangan, layanan merchant, hingga pengajuan pembiayaan.
Kelola Transaksi Harian dalam Satu Platform BNIdirect bisnis
Pembayaran kepada supplier, pembayaran gaji karyawan, hingga tagihan memiliki jadwal serta kebutuhan yang berbeda. Melalui BNIdirect bisnis, pelaku usaha dapat mengakses berbagai layanan transaksi melalui satu platform.
Fitur yang mendukung aktivitas tersebut meliputi:
- Transfer dana, untuk transaksi ke sesama rekening BNI, antarbank, dan internasional.
- Payroll dan pembayaran massal, untuk pembayaran gaji maupun transaksi ke banyak penerima dalam sekali proses.
- Pembayaran pajak, melalui SSP MPN G3 secara satuan maupun secara massal.
- Pembayaran tagihan, yang mendukung transaksi satuan dan massal.
- B2B Pertamina, untuk kebutuhan pembelian produk.
- Pembayaran Virtual Account.
- Purchase & Payment, untuk kebutuhan pembayaran dan top-up VA wallet.
Untuk memudahkan penggunaan, tersedia Menu Favorit yang memberikan akses cepat ke transaksi rutin.
Pantau Pemasukan dan Pengeluaran, Atur Akses Tim
Setelah transaksi berjalan, pelaku usaha juga perlu mengetahui pergerakan dananya. Kapabilitas Rekap Finansial membantu pengguna melihat aktivitas transaksi serta ringkasan pemasukan dan pengeluaran secara terstruktur. Pemantauan tersebut memudahkan pemilik usaha mengikuti arus kas dan meninjau transaksi yang telah dilakukan.
BNIdirect bisnis juga menyediakan pilihan otorisasi sesuai kebutuhan pengelolaan usaha. Single Otorisasi memungkinkan satu pengguna berwenang melakukan input, persetujuan, dan eksekusi transaksi. Pilihan ini sesuai bagi usaha yang pengelolaan keuangannya ditangani satu orang.
Ketika pengelolaan transaksi mulai melibatkan tim, fitur Multi User mendukung akses hingga tiga pengguna. Pembagian peran sebagai pembuat, pemeriksa, dan penyetuju transaksi membantu usaha mengatur kewenangan serta alur persetujuan secara berjenjang.
Pengajuan QRIS dan Pembiayaan Usaha Bisa Diakses secara Digital
Kebutuhan usaha turut berkembang seiring bertambahnya pelanggan dan rencana pengembangan bisnis. BNIdirect bisnis menyediakan akses layanan QRIS dan pembiayaan melalui platform yang sama dengan transaksi harian.
Melalui Merchant Report, pelaku usaha dapat mengajukan layanan QRIS, memantau aktivitas transaksi merchant secara real-time, serta mengakses laporan transaksi. Layanan ini menjadi pelengkap solusi merchant saat ini.
Sementara itu, SME Financing memudahkan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan BNI Wirausaha (BWU) untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi. Pengguna dapat mengakses simulasi pinjaman, termasuk tenor dan angsuran bulanan, serta memantau status pengajuan secara digital.
Alurnya dimulai dengan login ke BNIdirect bisnis, membuka menu Pengajuan, lalu mengisi data pribadi dan usaha. Setelah mendapatkan nomor pengajuan, pengguna dapat memantau perkembangannya melalui menu Status Pengajuan. Untuk mengakses proses ini, pelaku usaha perlu memiliki akun BNIdirect bisnis.
Cara Mendaftar BNIdirect bisnis untuk Kebutuhan Usaha
Pendaftaran BNIdirect bisnis dapat dilakukan secara online melalui https://directbisnis.bni.co.id/ atau dengan datang ke kantor cabang BNI terdekat.
Pemohon perlu memiliki rekening Giro atau Taplus Bisnis BNI, melengkapi formulir, menyetujui syarat dan ketentuan, serta menyerahkan dokumen sesuai jenis nasabah. Dokumen tersebut mencakup identitas dan bukti kepemilikan rekening, dengan tambahan dokumen legalitas serta perizinan usaha bagi nasabah nonperorangan.
Untuk keamanan transaksi, BNIdirect bisnis menggunakan otorisasi yang dilengkapi soft token atau hard token.
Dengan berbagai layanan dalam satu platform, pelaku UMKM dapat mengurus transaksi sekaligus memantau keuangan usaha secara lebih praktis. Informasi fitur, persyaratan, dan ketentuan lengkap tersedia di website BNIdirect bisnis.