IHSG Berpeluang Lesu, Cermati Rekomendasi Saham Analis 5 Oktober 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak di kisaran 5.935-6.120. Berikut strategi rekomendasi saham pada perdagangan saham Senin, (5/10/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 05 Oktober 2026, 06:42 WIB
Analis prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan saham Senin, (5/10/2026). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Senin, (5/10/2026). Analis menilai, area koreksi IHSG hari ini yang perlu dicermati di 5.850-5.911. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG naik 0,46% ke 6.036, dan disertai dengan tingginya volume perdagangan saham Jumat, 2 Oktober 2026. Pada pekan lalu, IHSG merosot 3,28%, dan sudah berada di bawah moving average (MA) 20 harian.

“Kami memperkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (y), cermati area koreksi yang dapat kami perkirakan di rentang 5.850-5.911,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.949,5.872 dan level resistance 6.187,6.298.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 5.935-6.120.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Semen Gresik Tbk (SMGR), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) - Buy on Weakness

Saham DOOH menguat 5,78% ke 366 dan disertai dengan volume yang tinggi, tetapi penguatannya tertahan oleh MA20.

“Kami memperkirakan, posisi DOOH sedang berada pada bagian dari wave (B) dari wave [B],” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 354-364

Target Price: 410, 428

Stoploss: below 340 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Pekerja tengah melintas di bawah layar Indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Selasa (16/5/2023). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

2.PT Gudang Garam Tbk (GGRM) - Trading Buy

Saham GGRM menguat 1,96% ke 16.900 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Herditya menuturkan, selama GGRM masih mampu berada di atas 16.575 sebagai stoplossnya, posisi GGRM diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave (b) dari wave [y].

Trading Buy: 16.675-16.850

Target Price: 17.575, 18.250

Stoploss: below 16.575

 

3.PT Indosat Tbk (ISAT) - Buy on Weakness

Saham ISAT terkoreksi 0,44% ke 2.250 dan disertai oleh munculnya tekanan jual, tetapi pergerakannya masih mampu berada di atas MA60.

“Kami perkirakan, posisi ISAT saat ini berada pada bagian dari wave (c) dari wave [b],” kata dia.

Buy on Weakness: 2.110-2.180

Target Price: 2.400, 2.480

Stoploss: below 2.050

 

4.PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) - Buy on Weakness

Saham NCKL terkoreksi 1,74% ke 845 dan masih didominasi oleh tekanan jual yang cenderung meningkat. "Kami perkirakan, posisi NCKL sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B),” kata dia.

Buy on Weakness: 795-840

Target Price: 880, 905

Stoploss: below 785

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya