Sapu 4 Medali di Asian Games 2026, Masa Sepak Takraw Indonesia Cerah

Sepak Takraw Indonesia meraih empat medali dari empat nomor yang diikuti di Asian Games 2026. Banyak juga pemain muda yang memperkuat tim di Aichi-Nagoya.

oleh ThomasDiterbitkan 05 Oktober 2026, 05:39 WIB
Tim Sepak Takraw Indonesia kembali dari Asian Games 2026

Liputan6.com, Jakarta - Sepak takraw Indonesia sukses meraih empat medali di Asian Games 2026 denga rincian satu perak dan tiga perunggu. Praktis sepak takraw Indonesia mampu merebut medali di semua nomor yang diikuti di Aichi-Nagoya. Ini menjadi modal bagus bagi sepak takraw Indonesia.

Di Asian Games 2026, Indonesia hampir saja meraih emas dari sepak takraw di nomor Men's Quadrant. Sayangnya Muhammad Hardiansyah Muliyan dan kawan-kawan kalah dari tuan rumah Jepang di partai final.

Bertanding di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Sabtu (3/10/2026), Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor tipis 1-2. Pertandingan berlangsung ketat. Pada set pertama, Indonesia kalah 15-17, kemudian balas di set kedua dengan merebutnya 15-9.

Sayangnya pada set penentuan, Indoensia harus mengakui keunggulan tipis Jepang 13-15.

"Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa kami hanya bisa mempersembahkan perak di nomor Men's Quadrant. Namun sebenarnya merupakan prestasi luar biasa karena semua nomor kami menyapu bersih.Dari empat nomor, semua dapat medali. Satu perak dan tiga medali perunggu," ujar Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Surianto saat menyambut kepulangan atlet sepak takraw di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (4/10/2026).


Masa Depan Cerah dengan Pemain Muda

Hasil empat medali di Asian Games 2026 ini menjadi modal positif sepak takraw Indonesia. Mereka kini membidik SEA Games 2027 dan Asian Games selanjutnya. Surianto yakin masa depan sepak takraw Indonesia cerah karena banyak dihuni pemain muda saat Asian Games 2026.

"Insya Allah, di SEA Games atau Asian Games di Doha kami dapat memberikan yang terbaik. Kita berharap atlet-atlet yang junior bisa mempersembahkan yang terbaik. Karena kami diperkuat atlet junior, ada yang umur 17, 18 dan 19 tahun. Kami berharap ada regenerasi," imbuhnya.

PSTI juga akan terus menjaga pembinaan sepak takraw. Yang teranyar akan diluncurkan Liga Utama Sepak Takraw yang akan dimulai 28 November 2026 di Jakarta. Ini menjadi liga perdana sepak takraw Indonesia.


Penyesalan Kapten Tim

Tim Sepak Takraw Indonesia kembali dari Asian Games 2026

Sementara itu kapten tim Muhammad Hardiansyah Muliang menyesali kegagalan meraih emas. Menurutnya peluang menjadi yang terbaik di Asian Games 2026 sangat terbuka. Sayangnya mereka kecolongan di set ketiga sehingga kalah dua angka saja.

"Sebenarnya kami sudah tahu strategi masing-masing karena sudah serng bertemu. kemarin kita kalah teknis saja.Karena di set ketiga angkanya enggak, beda dua biji saja. Jadi kita kalah strategi," papar Hardiansyah.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya