Liputan6.com, Jakarta - Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih telah beroperasi di sejumlah wilayah. Namun, Kopdes Merah Putih di wilayah Depok hanya terdapat satu gerai yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Kopdes Merah Putih Kelurahan Cipayung belum tampak beraktivitas. Kopdes yang menggunakan bangunan ruko terlihat tutup di antara barisan pertokoan dekat lapangan sepak bola Cipayung.
Advertisement
Hanya terdapat sejumlah motor yang terparkir di depan Kopdes Merah Putih Kelurahan Cipayung. Tidak ada satu orang pun yang mengetahui, kapan beroperasinya Kopdes Merah Putih Kelurahan Cipayung.
Bergeser dari Kopdes Merah Putih Kelurahan Cipayung, Liputan6.com mendatangi Kopdes Merah Putih Kelurahan Pancoran Mas, di Jalan Pitara, Pancoran Mas, Depok. Ironisnya, Kopdes Merah Putih Kelurahan Pancoran Mas seakan tidak tersentuh tangan manusia.
Pagar depan Kopdes Merah Putih Kelurahan Pancoran Mas tampak terkunci dengan gembok. Pada bagian halaman depan, tampak sejumlah tumpukan sampah, satu gerobak, dan satu meja yang ditutupi dengan kain dan bekas spanduk yang usang.
Salah seorang warga sekitar Neneng, tidak mengetahui penyebab Kopdes Merah Putih Kelurahan Pancoran Mas belum beroperasi. Menurutnya, Kopdes Merah Putih Kelurahan Pancoran Mas sempat dibuka sebentar namun tutup hingga saat ini.
"Udah lama banget tutupnya, enggak tahu kenapa sampai debunya tebal banget gtu, kayaknya enggak diurus," ujar Neneng, Sabtu (3/10/2026).
Neneng menjelaskan, dahulunya bangunan Kopdes Merah Putih Kelurahan Pancoran Mas, sempat dijadikan sebagai kantor kelurahan. Setelah kantor Kelurahan memiliki gedung yang baru, lokasi tersebut sempat dijadikan koperasi d'CO Mart.
"Sempat digunakan kayak koperasi minimarket gitu, tapi enggak lama juga, kayaknya kalah sama minimarket deh," jelas Neneng.
Neneng berharap keberadaan Kopdes Merah Putih yang dinyatakan berpihak kepada masyarakat, dapat segera dibuka. Adapun barang yang di jual memiliki nilai harga di bawah minimarket maupun harga jual di warung kelontong.
"Kalau bisa harganya merakyat, katanya Kopdes itu dibuat untuk meringankan beban rakyat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi," ujar Neneng.
Liputan6.com kembali mendatangi Kopdes Merah Putih Kelurahan Grogol yang telah membuka pelayanan kepada masyarakat. Kopdes yang berada di kantor kelurahan tampak berbeda dengan Kopdes lainnya.
Kopdes Merah Putih Kelurahan Grogol tampak kurang lengkap pada sejumlah fasilitas pelayanan. Terlihat hanya ada beberapa barang kebutuhan pokok, makanan ringan, dan minuman yang tampak memenuhi rak. Pada gerai tersebut, belum terdapat lemari pendingin minuman dan freezer tempat menyimpan makanan beku.
Penjelasan Pemkot Depok
Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, Kota Depok telah memiliki 63 Kopdes Merah Putih ditiap kelurahan. Namun hanya terdapat satu Kopdes Merah Putih di wilayah Grogol yang sudah memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Baru satu di Kelurahan Grogol, belum ada tambahan lagi," ujar Thamrin saat dikonfirmasi Liputan6.com.
Thamrin mengakui, belum beroperasinya Kopdes Merah Putih dikarenakan keterbatasan lahan yang luas. Namun ada beberapa pengurus Kopdes Merah Putih yang berinisiatif membuka gerai secara terbatas dengan menyewa lahan sendiri.
"Mereka sewa sendiri dan sudah berjalan walau hanya beberapa item sembako," terang Thamrin.
Terkait Kopdes Merah Putih di wilayah Cipayung yang tutup, dikarenakan terdapat pergantian pengurus sehingga Kopdes tersebut belum beroperasi. Adapun untuk membuka gerai Kopdes sesuai arahan Pemerintah Pusat, membutuhkan lahan sekitar 1.000 meter.
"Lahannya kan minimal harus seribu meter. Itu jadi kendala utamanya karena tanah kita yang seribu meter ini jarang sekali," ucap Thamrin.
Guna mengatasi permasalahan lahan untuk Kopdes, Pemkot Depok akan memfasilitasi pembangunan gerai Kopdes di kelurahan-kelurahan, salah satunya mempersiapkan lahan pendiriannya.
"Koperasi di kelurahan lainnya tetap dapat difasilitasi terkait dengan pembangunan gerainya. Ya karena persediaan tanahnya juga harus disiapkan oleh pemda dari bagian aset untuk tanah pendirian gerai ini," ungkap Thamrin.
DKUM Kota Depok ingin Kopdes Merah Putih yang telah ada dapat menjadi acuan, untuk pembangunan gerai selanjutnya guna berjalan dengan baik dan lebih bermanfaat.
"Kita harapkan dengan adanya contoh di Kelurahan Grogol ini menjadi piloting juga buat koperasi merah putih yang ada di kelurahan lainnya, mudah-mudahan bisa lebih baik dan memberikan kontribusi bagi anggotanya," pungkas Thamrin.