Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Raih Perak Usai Duel 3 Set di Final Voli Pantai

Bintang/Sofyan takluk 1-2 dari Cherif/Ahmed di final voli pantai Asian Games 2026, Hekinan. Perak ini jadi medali Asian Games perdana mereka.

oleh Yus Mei SawitriDiterbitkan 03 Oktober 2026, 13:34 WIB
Pasangan voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi beraksi di Asian Games 2026 (Dok NOC Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta - Pasangan voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi, memastikan medali perak pada Asian Games 2026 setelah kalah di partai puncak dari duet Qatar, Cherif Samba dan Ahmed Janko. Laga final berlangsung di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan, Sabtu (3/10/2026).

Pertandingan berjalan tiga set dan berakhir 1-2 untuk Qatar dengan skor 21-19, 16-21, 8-15. Bintang/Sofyan memulai dengan dominan, tampil agresif, dan sukses mengamankan set pembuka 21-19.

Momentum berbalik pada set kedua ketika Samba/Janko menemukan ritme permainan. Tekanan balik dari lawan membuat Bintang/Sofyan tersusul, sebelum set tersebut ditutup 21-16 dan memaksa duel berlanjut ke rubber.

Selain laga final, tersedia cuplikan pertandingan Bintang/Sofyan yang menampilkan kemenangan 2-0 atas China melalui tautan resmi vidio: Highlight Voli Pantai Asian Games 2026.


Tradisi Medali Berlanjut

Pasangan voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi beraksi di Asian Games 2026 (Dok NOC Indonesia)

Pada set penentuan, pasangan Indonesia kesulitan keluar dari tekanan. Sebaliknya, Samba/Janko tampil lebih tenang dan konsisten dalam mengumpulkan angka hingga menjaga jarak.

Kemenangan pada set ketiga memastikan medali emas untuk Qatar, sementara Bintang/Sofyan pulang dengan perak.

Bagi Bintang/Sofyan, pencapaian ini istimewa. Berstatus unggulan ketiga, ini merupakan medali pertama mereka di ajang Asian Games.

Raihan tersebut juga meneruskan tradisi medali Indonesia di cabang voli pantai Asian Games. Sebelumnya, Merah Putih terakhir meraih perak pada Asian Games 2018 lewat pasangan Ade Candra Rahmawan dan Muhammad Ashfiya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya