Daftar Saham Top Losers saat IHSG Sepekan Anjlok 3,2%

Berikut daftar saham top losers saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 3,2% pada perdagangan saham 28 September-2 Oktober 2026.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 03 Oktober 2026, 14:07 WIB
Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada 28 September-2 Oktober 2026. (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan saham 28 September 2026-2 Oktober 2026. Koreksi IHSG sepekan terjadi tengah aksi jual saham signifikan oleh investor asing.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (3/10/2026, IHSG merosot 3,28% ke posisi 6.036,88. Pada pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.277,89 dan level terendah 5.973,16.

Sementara itu, rata-rata volume perdagangan saham naik 72,51% menjadi 50,36 miliar saham dari pekan lalu 29,19 miliar saham. Rata-rata nilai transaksi harian naik 5,4% menjadi Rp 12,62 triliun dari pekan lalu Rp 11,97 triliun. Sementara itu, total frekuensi perdagangan susut 7,54% menjadi 1,68 juta kali transaksi dari 1,81 juta kali transaksi.

Seluruh sektor saham tertekan pada pekan ini sehingga membebani IHSG. Sektor saham teknologi merosot 12,45%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham basic materials melemah 5,29%, sektor saham consumer siklikal turun 4,82%, dan sektor saham infrastruktur melemah 4,31%.

Lalu disusul sektor saham properti dan real estates melemah 4%, sektor saham transportasi dan logistik terpangkas 3,94%. Sektor saham industri turun 2,19%, sektor saham keuangan tergelincir 1,56%, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 1,53%, dan sektor saham perawatan kesehatan terpangkas 1,23%. Lalu sektor saham energi melemah 0,99%.

Di tengah koreksi IHSG, sejumlah saham catat penurunan harga terbesar atau top losers sepekan. Pada pekan ini, saham FORU memimpin koreksi. Saham FORU merosot 54,72% menjadi Rp 163 per saham dari pekan lalu Rp 360 per saham. Disusul saham DADA terpangkas 52% menjadi Rp 24 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham. Selanjutnya saham MAXI melemah 48% dari Rp 50 per saham menjadi Rp 26 per saham.

 

10 Saham Top Losers Sepekan

Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berikut 10 saham top losers sepekan dikutip dari data BEI:

1.PT Fortune Indonesia Tbk (FORU)

Saham FORU melemah 54,72% menjadi Rp 163 per saham dari pekan lalu Rp 360 per saham.

2.PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA)

Saham DADA terpangkas 52% menjadi Rp 24 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.

3.PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI)

Saham MAXI merosot 48% menjadi Rp 26 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.

4. PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP)

Saham BABP merosot 44% menjadi Rp 28 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.

5.PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU)

Saham WMUU merosot 44% menjadi Rp 28 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.

 

Saham Top Losers Lainnya

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

6.PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP)

Saham BCAP merosot 42% menjadi Rp 29 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.

7.PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

Saham GOTO merosot 40% menjadi Rp 30 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.

8.PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA)

Saham ALKA merosot 38,24% menjadi Rp 4.570 per saham dari pekan lalu Rp 7.400 per saham.

9.PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA)

Saham ATLA merosot 36% menjadi Rp 32 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.

10.PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV)

Saham NETV merosot 34% menjadi Rp 33 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya