Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan saham 28 September 2026-2 Oktober 2026. Koreksi IHSG sepekan terjadi tengah aksi jual saham signifikan oleh investor asing.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (3/10/2026, IHSG merosot 3,28% ke posisi 6.036,88. Pada pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.277,89 dan level terendah 5.973,16.
Advertisement
Sementara itu, rata-rata volume perdagangan saham naik 72,51% menjadi 50,36 miliar saham dari pekan lalu 29,19 miliar saham. Rata-rata nilai transaksi harian naik 5,4% menjadi Rp 12,62 triliun dari pekan lalu Rp 11,97 triliun. Sementara itu, total frekuensi perdagangan susut 7,54% menjadi 1,68 juta kali transaksi dari 1,81 juta kali transaksi.
Seluruh sektor saham tertekan pada pekan ini sehingga membebani IHSG. Sektor saham teknologi merosot 12,45%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham basic materials melemah 5,29%, sektor saham consumer siklikal turun 4,82%, dan sektor saham infrastruktur melemah 4,31%.
Lalu disusul sektor saham properti dan real estates melemah 4%, sektor saham transportasi dan logistik terpangkas 3,94%. Sektor saham industri turun 2,19%, sektor saham keuangan tergelincir 1,56%, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 1,53%, dan sektor saham perawatan kesehatan terpangkas 1,23%. Lalu sektor saham energi melemah 0,99%.
Di tengah koreksi IHSG, sejumlah saham catat penurunan harga terbesar atau top losers sepekan. Pada pekan ini, saham FORU memimpin koreksi. Saham FORU merosot 54,72% menjadi Rp 163 per saham dari pekan lalu Rp 360 per saham. Disusul saham DADA terpangkas 52% menjadi Rp 24 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham. Selanjutnya saham MAXI melemah 48% dari Rp 50 per saham menjadi Rp 26 per saham.
10 Saham Top Losers Sepekan
Berikut 10 saham top losers sepekan dikutip dari data BEI:
1.PT Fortune Indonesia Tbk (FORU)
Saham FORU melemah 54,72% menjadi Rp 163 per saham dari pekan lalu Rp 360 per saham.
2.PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA)
Saham DADA terpangkas 52% menjadi Rp 24 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.
3.PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI)
Saham MAXI merosot 48% menjadi Rp 26 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.
4. PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP)
Saham BABP merosot 44% menjadi Rp 28 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.
5.PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU)
Saham WMUU merosot 44% menjadi Rp 28 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.
Saham Top Losers Lainnya
6.PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP)
Saham BCAP merosot 42% menjadi Rp 29 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.
7.PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
Saham GOTO merosot 40% menjadi Rp 30 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.
8.PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA)
Saham ALKA merosot 38,24% menjadi Rp 4.570 per saham dari pekan lalu Rp 7.400 per saham.
9.PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA)
Saham ATLA merosot 36% menjadi Rp 32 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.
10.PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV)
Saham NETV merosot 34% menjadi Rp 33 per saham dari pekan lalu Rp 50 per saham.