Ukraina Gunakan Rudal FP-7 untuk Pertama Kali dalam Pertempuran

Rudal FP-7 dirancang mandiri untuk mengurangi ketergantungan Ukraina akan pasokan senjata dari sekutu Barat.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 03 Oktober 2026, 11:01 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melihat ke luar jendela mobil saat tiba untuk menghadiri KTT NATO di Ankara, Turki, Selasa (7/7/2026). (Dok. Metin Aktaş/Pool Photo via AP)

Liputan6.com, Kyiv - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Kamis (1/10/2026) mengumumkan bahwa rudal balistik taktis FP-7 telah digunakan untuk pertama kalinya dalam pertempuran dengan Rusia.

Ia mengatakan Ukraina selanjutnya akan memasuki tahap produksi rudal tersebut.

"Rudal balistik taktis Ukraina. FP-7. Penggunaan pertama dalam pertempuran. Terima kasih atas hasilnya. Selanjutnya — produksi," kata Zelenskyy melalui Telegram, dalam unggahan yang disertai sebuah video.

Zelenskyy tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai operasi tersebut maupun sasaran yang dituju.

FP-7 dikembangkan oleh perusahaan pertahanan Ukraina, Fire Point.

Pada awal bulan ini, perusahaan tersebut mengatakan rudal itu telah menyelesaikan dua dari tiga tahap pengujian dan dapat mulai digunakan dalam pertempuran dalam beberapa pekan.

Berdasarkan laporan yang telah dipublikasikan, FP-7 merupakan rudal balistik yang diluncurkan dari darat dengan jangkauan hingga 200 kilometer dan kecepatan maksimum sekitar 1.500 meter per detik.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya