BYON Madness 5 Digelar Perdana di Bandung 3 Oktober, Tayang Eksklusif PPV di Vidio

BYON Madness 5 gelar 12 duel panas di Bandung Arena 3 Oktober 2026, panggung terakhir menuju World Grand Prix, tayang eksklusif PPV di Vidio.

oleh Ayu SrikhandiDiterbitkan 02 Oktober 2026, 16:02 WIB
BYON Madness 5 Tayang Eksklusif PPV di Vidio

Liputan6.com, Jakarta - Ajang combat sport dengan rasio knockout tertinggi sepanjang sejarah BYON, BYON Madness, akan kembali digelar dengan skala lebih besar. Untuk pertama kalinya, BYON Madness akan digelar di Bandung, tepatnya di Bandung Arena, pada 3 Oktober 2026, menjadi panggung terakhir sebelum memasuki era BYON World Grand Prix sekaligus kesempatan terakhir para petarung mengamankan placement menuju turnamen bergengsi ini.

Sebanyak 12 pertarungan boxing dan kickstriking akan hadir dalam fight card BYON Madness 5, dengan Yearmie Lee "Sun Go Kong" vs Redho Rocky sebagai main event, serta sejumlah laga yang mempertemukan jagoan Jawa Barat. BYON Madness 5 juga menjadi panggung bagi sejumlah monumental fight, termasuk perebutan placement terakhir wakil Indonesia dan Malaysia di kelas 61KG dan 67KG.


Lima Duel Panas Jadi Sorotan Utama

Yearmie Lee "Sun Go Kong" dan Redho Rocky akan berhadapan lagi, lima tahun setelah pertemuan mereka di level amatir yang dimenangkan Yearmie. Kini keduanya bertemu di panggung profesional dengan aturan kickstriking untuk membuktikan siapa yang telah berkembang menjadi versi terbaik dirinya. Di laga lain, Turkish Boy yang sudah menjanjikan KO ronde pertama akan menghadapi Adam Maulana, petarung yang belum pernah mengalami KO sepanjang kariernya dan bahkan pernah mengalahkan Jhon, sosok yang sebelumnya menaklukkan Turkish Boy.

Kabilan Jelevan (peringkat ke-4) juga akan menghadapi Umarusman (peringkat 6) dalam rematch yang mempertaruhkan ranking, mengadu gaya pressure Kabilan melawan footwork Umar. Amir Zolfi akan mempertahankan posisi puncak dari ambisi Aman Koboi lewat duel elbow vs elbow. Sementara itu, petarung tuan rumah Hegyzy akan menghadapi Krystel Angel dalam duel yang mengadu pengalaman tinju melawan jam terbang Muay Thai, dipanaskan psywar soal luka sobek dan ancaman salah satu dari mereka akan "tertidur".


Tujuh Duel Lain Lengkapi Fight Card

Selain lima laga utama, BYON Madness 5 turut menghadirkan tujuh pertarungan lain yang sama pentingnya untuk perebutan placement menuju World Grand Prix. Di antaranya Rachmat Rizal Gozali melawan Rendi Singgih yang memperebutkan tiket terakhir wakil Indonesia di kelas 61KG, Ardiansyah melawan Aditya Armadani untuk kesempatan terakhir mewakili Indonesia di kelas 67KG, serta Topnoi melawan Meven Jourdain dan Iman Rakib melawan Muhammad Adib yang menentukan wakil terbaik masing-masing negara.

Lanjut Baca:

Pertarungan lain turut menghadirkan Fatkur Rozi melawan Tovan Nopian yang memperebutkan posisi puncak ranking kelas 57KG, Mitra Waruwu melawan Hendrikus Lelo yang berpeluang mencatat sejarah tampil di tiga kelas berbeda, serta Amin Guliyev melawan Hakim Bah yang memperebutkan tiket menuju World Grand Prix di kelas 67KG. Dengan ini, fight card BYON Madness 5 genap berjumlah 12 laga yang siap digelar di Bandung.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya