Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Golkar M Sarmuji dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perindustrian (Menperin). Pelantikan itu membuat posisinya di DPR harus digantikan.
Saat ini belum ada keputusan dan penetapan terkait penggantinya. Namun Sarmuji mengatakan, posisinya sebagai legislator di Senayan kemungkinan akan digantikan oleh Kusuma Judi Leksono, selaku pemilik suara tertinggi ketiga berdasarkan hasil Pileg 2024 Dapil Jatim VI dari Partai Golkar.
Advertisement
"Insyaallah perolehan suara berikutnya Pak Kusuma," ujar Sarmuji dikonfirmasi, Jumat (2/10/2026).
Diketahui, Sarmuji terpilih sebagai anggota DPR dari daerah pemilihan (Dapil) Jatim VI dengan 183.045 perolehan suara. Ia jadi wakil rakyat untuk wilayah Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kota Kediri dan Kota Blitar.
Politikus berusia 52 tahun itu lolos ke Senayan berkat keberhasilannya berada di posisi pertama di Dapil Jatim VI dengan 183.045 suara untuk Partai Golkar. Disusul Heru Tjahjono pada urutan kedua dengan 90.569 suara.
Kemudian di posisi ketiga ada nama Kusuma Judi Leksono, yang mendapatkan 34.623 suara di Dapil Jatim VI.
Adapun sesuai mekanisme PAW, pengganti anggota DPR harus berasal dari partai politik dan daerah pemilihan yang sama berdasarkan perolehan suara terbanyak berikutnya.
Aturan ini tertuang dalam Undang-Undang Nomo 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan aturan turunannya melalui PKPU Nomor 3 Tahun 2025.
Dilantik sebagai Menperin
Sebelumnya, Sekretaris Jenderan Partai Golongan Karya (Golkar) Muhammad Sarmuji diangkat sebagai Menteri Perindustrian Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ia menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita yang sebelumnya menduduki posisi Menteri Perindustrian.
"Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian," tutur Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, menjelang pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, (1/10/2026).
Proses berlanjut pada pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung Prabowo. Kepala Negara juga turut menanyakan kesiapan para pejabat negara tersebut.
"Terlebih dahulu saya akan bertanya kepada saudara-saudara, bersediakan saudara- saudara untuk diambil sumpah janji menurut agama masing-masing?," ucap Prabowo.
"Bersedia," sebut para pejabat serentak disambung pengucapan sumpah jabatan.