Jorge Jesus Tegaskan Portugal Tetap Kompak meski Cristiano Ronaldo Pergi

Jorge Jesus menegaskan Portugal tetap kompak setelah Cristiano Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan. Portugal menang 4-2 atas Denmark tanpa Ronaldo.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 02 Oktober 2026, 10:36 WIB
Penyerang Portugal #07, Cristiano Ronaldo, melambai kepada para penggemar saat ia tiba untuk sesi latihan di stadion Parken di Kopenhagen, Denmark, pada 30 September 2026, menjelang pertandingan Grup A4 Nations League melawan Denmark. Kapten Portugal Cristiano Ronaldo mengumumkan bahwa dia telah meninggalkan kamp pelatihan tim di Denmark setelah konferensi pers oleh pelatih Jorge Jesus. (Liselotte Sabroe/Ritzau Scanpix/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Jorge Jesus memberikan respons setelah Portugal meraih kemenangan 4-2 atas Denmark pada laga UEFA Nations League 2026/2027. Hasil tersebut diraih tanpa Cristiano Ronaldo yang meninggalkan pemusatan latihan tim nasional menjelang pertandingan.

Portugal menghadapi Denmark pada Jumat (2/10/2026) dini hari WIB. Kemenangan itu membuat Portugal mempertahankan catatan sempurna mereka di UEFA Nations League 2026/2027.

Joao Cancelo, Goncalo Ramos, Vitinha, dan Joao Felix menjadi pencetak gol Portugal dalam pertandingan tersebut. Sementara itu, Rafael Leao mengenakan nomor punggung 7 yang selama ini identik dengan Ronaldo di tim nasional.

Ronaldo meninggalkan skuad Portugal setelah sebelumnya tidak dimainkan ketika menghadapi Norwegia. Pemain berusia 41 tahun itu mengatakan akan menjelaskan alasan kepergiannya pada waktu yang tepat.

Di tengah situasi tersebut, Jesus tetap memimpin Portugal dan membawa timnya meraih kemenangan atas Denmark. Pelatih yang musim lalu membawa Al-Nassr menjuarai Liga Pro Saudi bersama Ronaldo itu menegaskan skuadnya tetap percaya terhadap gagasan yang diterapkannya.


Jorge Jesus Klaim Skuad Portugal Percaya Padanya

Pemain Portugal merayakan gol yang dicetak Joao Cancelo dalam laga kontra Denmark di UEFA Nations League 2026/2027 yang digelar di Parken Stadium, Jumat (2/10/2026) dini hari WIB. Portugal menang 4-2 di markas Denmark. (Liselotte Sabroe / Ritzau Scanpix / AFP)

Jesus menepis anggapan bahwa dirinya harus mengendalikan para pemain secara penuh untuk menjaga kekompakan tim. Ia justru menyebut para pemain memiliki keyakinan terhadap ide yang diterapkannya.

Menurut Jesus, kualitas individu yang dimiliki para pemain Portugal turut membuat pekerjaannya sebagai pelatih menjadi lebih mudah. Ia melihat para pemain berjalan bersama dengan gagasan yang dibawanya.

"Saya tidak memiliki sebuah grup dalam genggaman saya. Saya memiliki grup yang percaya pada gagasan pelatih. Mereka percaya pada ide-ide saya, dan karena mereka memiliki kualitas individu yang hebat, semuanya menjadi lebih mudah," kata Jesus.

"Jika itu berarti saya memiliki grup dalam genggaman saya, maka ya, saya memilikinya, karena mereka berjalan beriringan dengan saya dan ide-ide saya," lanjutnya.


Jesus Pilih Fokus pada Pertandingan Berikutnya

Penyerang Timnas Portugal #17, Rafael Leao (tengah), merayakan setelah mencetak gol kelima timnya pada pertandingan Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Uzbekistan di Stadion Houston di Houston pada 24 Juni 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Jesus juga mendapat pertanyaan mengenai situasi Ronaldo yang meninggalkan pemusatan latihan Portugal. Pelatih berusia 71 tahun itu memilih tidak memberikan banyak komentar dan mengatakan dirinya baru akan melihat perkembangan situasi tersebut setelah pertandingan berikutnya.

Jesus menegaskan fokusnya saat ini tetap tertuju kepada tugas bersama Portugal. Ia tidak ingin situasi di luar lapangan mengalihkan perhatiannya dari pertandingan yang harus dijalani tim.

Lanjut Baca:

"Setelah pertandingan berikutnya, kita akan melihat apa yang terjadi. Sampai saat itu, saya harus tetap fokus pada pertandingan berikutnya, seperti ketika saya fokus pada pertandingan hari ini," ujar Jesus.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya