Liputan6.com, Jakarta - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) akan melakukan pembelian kembali atau buyback saham maksimal Rp 400 miliar.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat, (2/10/2026), PT Astra Agro Lestari Tbk menggelar buyback saham mulai 2 Oktober 2026-28 Desember 2026. Perseroan akan memakai dana internal untuk buyback saham, dan bukan dari pinjaman atau hasil penawaran umum saham.
Advertisement
Sesuai POJK Nomor 13 Tahun 2025, jumlah saham yang akan dibeli kembali dalam pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan melebihi 20% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor perseroan. Langkah buyback saham ini juga tetap memperhatikan ketentuan jumlah saham free float setelah pelaksanaan buyback saham tidak akan menjadi kurang dari 15% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.
“Perseroan berkeyakinan pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kinerja operasional dan pendapatan. Perseroan saat ini memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk membiayai pembelian kembali saham dan membiayai kegiatan usaha perseroan,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Perseroan menyatakan, pembelian kembali saham akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan sesuai POJK Nomor 13/2023 dan POJK Nomor 29/2023.
Adapun perseroan akan melakukan buyback saham secara bertahap atau penuh melalui BEI. Untuk menggelar buyback saham ini perseroan akan menunjuk satu perusahaan efek.
Bakal Dialihkan jadi Saham Treasuri
Setelah berakhirnya periode buyback saham, Perseroan berencana menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai saham treasuri. Perseroan akan melakukan pengalihan atas saham hasil buyback saham dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku khususnya POJK No. 13/2023 dan POJK No. 29/2023.
Berdasarkan data RTI, pada penutupan perdagangan saham Kamis, 1 Oktober 2026, harga saham AALI naik 3,68% menjadi Rp 705 per saham. Harga saham AALI dibuka menguat lima poin menjadi Rp 685 per saham. Saham AALI berada di level tertinggi Rp 720 dan terendah Rp 665 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 166 kali dengan volume perdagangan saham 65.035 saham. Nilai transaksi harian Rp 4,5 miliar.