Timnas Indonesia Cetak Kenangan Manis di SUGBK

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh di SUGBK dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. John Herdman menyebut momen itu kenangan untuk suporter.

oleh Hery KurniawanDiterbitkan 02 Oktober 2026, 00:51 WIB
Penyerang Timnas Indonesia Mitchell Baker meluapkan kegembiraannya usai membobol gawang Bangladesh pada pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Kamis (1/10/2026). (KLY/Budy Santoso)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam.

Hasil ini juga memastikan Tim Garuda menutup fase grup sebagai juara Grup A.

Pelatih John Herdman menyebut kemenangan tersebut dipersembahkan untuk suporter yang hadir mendukung.

“Saya kira bagi suporter yang menyaksikannya dan merasakannya, ya, saya melihat beberapa anak kecil di kerumunan itu, kenangan tersebut akan melekat pada mereka selamanya,” ujar Herdman.


Pemulihan Menjelang Final

Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Justin Hubner pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Kamis (1-10-2026). (Dok. Official BFF Facebook)

Timnas Indonesia memiliki beberapa hari untuk memulihkan kondisi sebelum partai puncak di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin (5/10/2026).

John Herdman meminta para pemain memanfaatkan jeda ini sebaik mungkin untuk pemulihan fisik dan menyegarkan pikiran jelang laga final FIFA ASEAN Cup 2026.

"Dan itulah alasan mengapa kami melakukan pekerjaan ini. Jadi, langkah selanjutnya: pemulihan, segarkan kembali pikiran, dan bertarung lagi,” jelas Herdman.


Malam Spesial Bagi Herdman

Bagi John Herdman, kemenangan besar tersebut terasa istimewa. Hasil itu membuat skor 6-0 yang diraih Malaysia atas Singapura tidak berpengaruh.

“Jadi, saya hanya ingin membicarakan tentang kami, membicarakan masa depan, yaitu tiga hari ke depan, dan bersemangat. Maksud saya, saya bangga sekali pada anak-anak ini. Mereka benar-benar banting tulang dan bekerja ekstra keras," kata Herdman.

“Saya belum pernah terlibat dalam pertandingan seperti itu di mana saya melihat sekelompok pria sebegitu berkomitmennya pada satu tujuan untuk meloloskan tim ini ke final. Dan saya pernah terlibat dalam beberapa tim yang sangat bagus, tim yang menarik, tetapi malam ini sangat istimewa," tandasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya