Timnas Inggris Tak Akan Temukan Harry Kane Lainnya

Thomas Tuchel mengakui Inggris tidak akan menemukan sosok Harry Kane kedua

oleh Asad ArifinDiterbitkan 01 Oktober 2026, 16:40 WIB
Gelandang Inggris #11, Anthony Gordon (Kiri), merayakan gol pembuka bersama rekan satu timnya, striker Inggris #09, Harry Kane, dan gelandang Inggris #21, Eberechi Eze, selama pertandingan Grup A3 UEFA Nations League antara Republik Ceko dan Inggris di Fortuna Arena di Praha pada 30 September 2026. (Joe Klamar/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Inggris menghadapi persoalan yang tidak mudah ketika suatu saat Harry Kane meninggalkan panggung internasional. Thomas Tuchel menyadari bahwa mencari penyerang dengan karakter dan produktivitas seperti kapten The Three Lions bukan perkara sederhana.

Kane kembali menegaskan statusnya sebagai pencetak gol utama Inggris ketika membobol gawang Republik Ceko pada Selasa. Gol tersebut menjadi gol ke-87 Kane untuk negaranya, sekaligus membuat rekornya semakin sulit dikejar.

Penyerang Bayern Munich itu juga semakin dekat dengan rekor penampilan internasional Inggris. Kane hanya membutuhkan dua pertandingan lagi untuk menyamai catatan 125 penampilan milik Peter Shilton.

Masalahnya, usia pada akhirnya akan membatasi perjalanan Kane bersama Inggris. Tuchel pun mengakui bahwa belum ada pemain yang bisa disebut sebagai pengganti langsung sang kapten, meski opsi di lini depan terus dicari.


Thomas Tuchel: Tidak Ada Harry Kane Kedua

Harry Kane #9 dari Inggris merayakan gol kedua timnya selama pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Kroasia di Stadion Dallas pada 17 Juni 2026 di Arlington, Texas. (Richard Pelham/Getty Images via AFP)

Kane sedang berada dalam periode produktif dalam kariernya. Musim lalu, ia mencetak 73 gol untuk klub dan timnas, sebuah catatan yang turut membuatnya diperhitungkan sebagai kandidat peraih Ballon d'Or.

Bagi Tuchel, kehebatan Kane tidak hanya terletak pada kemampuan mencetak gol. Sang penyerang juga dikenal memiliki etos kerja tinggi dan mampu menjadi figur yang mendorong rekan-rekannya di lapangan.

"Pertama-tama, Anda tidak akan mendapatkan sosok Harry Kane yang lain," ujar Tuchel.

"Dia adalah sosok pertama yang memotivasi semua orang; itulah pola pikirnya. Selain kemampuan penyelesaian akhir yang hebat, dia juga menjadi penyerang yang sangat pekerja keras. Dia adalah paket lengkap," kata Tuchel.


Inggris Mulai Siapkan Solusi di Lini Depan

Pemain Inggris Harry Kane, kiri, Jude Bellingham, tengah, dan Morgan Rogers merayakan kemenangan atas Norwegia dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026. (AP Photo/Julio Cortez)

Ketiadaan sosok yang identik dengan Kane membuat Inggris harus menyiapkan alternatif untuk masa depan. Tuchel mengungkapkan bahwa timnya telah mencoba berbagai opsi, termasuk memainkan Jude Bellingham sebagai penyerang nomor sembilan.

"Kami mencari berbagai opsi dan solusi. Kami mengakhiri pertandingan dengan menempatkan Jude [Bellingham] di lini depan sebagai pemain nomor sembilan," ucap Tuchel.

Tuchel memahami bahwa Inggris pada akhirnya akan memiliki penyerang baru setelah era Kane berakhir. Namun, ia menegaskan pemain tersebut tidak perlu dibandingkan atau diharapkan menjadi salinan dari kapten Inggris saat ini.

"Akan ada sosok lain nantinya, tetapi itu bukan Harry ataupun duplikat Harry. Kami akan mencari solusinya saat waktunya tiba, meski mungkin bukan saya yang melakukannya. Bisa jadi itu baru akan terjadi 10 tahun lagi," tutur Tuchel.

Sumber: BBC Sport

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya