Calon Kapolri Suyudi Bicara Kritik Masyarakat dan Reformasi Polri di DPR

Calon Kapolri Suyudi Ario Seto mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai arah transformasi Polri.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 01 Oktober 2026, 10:12 WIB
Komjen Pol Suyudi Ario Seto. (Liputan6.com/ Ady Nugragrahadi)

Liputan6.com, Jakarta - Calon Kapolri Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai arah transformasi Polri jika mendapat amanah memimpin Korps Bhayangkara.

Hal itu disampaikan Suyudi saat memaparkan visi dan misinya dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di Komisi III DPR, Kamis (1/10/2026).

Suyudi mengatakan kritik dan keluhan masyarakat terhadap Polri harus diterima sebagai bahan perbaikan. Menurutnya, kritik yang berbasis fakta dapat menjadi sistem peringatan dini bagi institusi.

“Bagi saya hal itu bukan sesuatu yang harus ditutupi. Kritik yang berbasis fakta adalah sistem peringatan dini agar institusi mengetahui apa yang harus segera diperbaiki,” kata Suyudi.

Dia menyebut pembentukan Komisi Percepatan Reformasi Polri melalui Keputusan Presiden Nomor 122/P Tahun 2025 menjadi momentum untuk mempercepat pembenahan Polri.

 

Reformasi Polri

Komjen Pol Suyudi Ario Seto. (Liputan6.com/ Ady Nugragrahadi)

Suyudi menegaskan reformasi tersebut diarahkan untuk memperkuat profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan, serta kedekatan Polri dengan masyarakat.

“Karena itu, apabila memperoleh amanah, saya ingin melanjutkan pembenahan dengan keberanian melihat kekurangan institusi secara jernih, sekaligus menjaga dan memperluas capaian yang telah dibangun para pendahulu,” ujarnya.

Menurut Suyudi, Polri berperan menjaga ruang aman bagi pembangunan, memberikan kepastian hukum, melindungi masyarakat, mencegah gangguan, serta menindak tindak pidana sesuai kewenangannya.

Dia juga mengatakan Polri tidak mengambil alih fungsi kementerian maupun lembaga lain dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya