Liputan6.com, Jakarta - Ondo Finance mengumumkan kemitraan strategis dengan Kakaopay Securities untuk mempercepat distribusi internasional dan tokenisasi saham yang tercatat di Korea Selatan.
Kesepakatan ini bertujuan menjembatani pasar keuangan tradisional dengan teknologi blockchain. Kolaborasi tersebut diharapkan membuka jalur baru bagi investor ritel global yang ingin mengakses saham Korea.
Advertisement
Dikutip dari CoinMarketCap, Jumat (2/10/2026), kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang mencakup tiga bidang utama. Pertama, mengembangkan kerangka distribusi internasional untuk saham Korea. Kedua, melakukan riset bersama mengenai infrastruktur tokenisasi. Ketiga, membentuk tim kerja bersama untuk mengeksplorasi peluang bagi investor ritel luar negeri.
Kakaopay Securities, afiliasi Kakao yang bergerak di layanan sekuritas digital dan broker, akan membawa infrastruktur serta keahlian pasar saham domestik.
Sementara itu, Ondo Finance yang dikenal melalui produk aset dunia nyata (real-world asset/RWA) bertokenisasi akan menyediakan jangkauan global dan pengalaman dalam distribusi instrumen keuangan berbasis blockchain.
Siapkan Infrastruktur Tokenisasi Saham
Dalam tahap awal, Kakaopay Securities berencana membentuk omnibus account bagi investor asing. Struktur rekening ini akan menangani pengadaan, penyimpanan, dan administrasi saham Korea yang menjadi aset dasar.
Infrastruktur tersebut berpotensi menjadi fondasi bagi produk saham bertokenisasi pada masa mendatang.
Kerja sama juga mencakup riset mengenai proses penerbitan dan penebusan token, pengelolaan saldo, serta rekonsiliasi teknis antara sistem keuangan tradisional dan blockchain.
Meski demikian, kedua perusahaan menegaskan produk saham bertokenisasi belum akan diluncurkan dalam waktu dekat. Waktu peluncuran akan bergantung pada persyaratan hukum dan regulasi serta standar perlindungan investor di pasar domestik maupun internasional.
Wakil Presiden Eksekutif Kakaopay Securities, Chung Inyoung, menyoroti meningkatnya minat global terhadap saham Korea. Ia menegaskan tujuan kerja sama tersebut adalah menjadikan distribusi internasional sebagai layanan nyata melalui kemitraan dengan platform saham bertokenisasi yang disebut sebagai terbesar di dunia.
Ondo Finance juga memperluas produk tokenisasinya melalui peluncuran Intelligent Portfolios pada 24 September.
Ondo Perluas Produk Aset Bertokenisasi
Intelligent Portfolios menawarkan portofolio berbasis on-chain yang menggunakan strategi investasi yang dikembangkan BlackRock. Tiga pilihan awal, yakni BLKHIon, BLKDIGon, dan BLKGRWon, tersedia bagi investor yang memenuhi syarat di luar Amerika Serikat.
Alih-alih menghubungkan investasi dengan satu aset, produk tersebut menggabungkan berbagai strategi ke dalam token on-chain yang dapat ditransfer.
Pendekatan Ondo menekankan sejumlah fitur seperti penyeimbangan portofolio secara terprogram, transparansi on-chain, serta kemudahan integrasi dengan aplikasi decentralized finance (DeFi).
Masuknya Ondo ke Korea Selatan menjadi bagian dari strategi internasional perusahaan. Ondo melihat Korea sebagai pasar penting untuk memperluas akses terhadap aset dunia nyata bertokenisasi.
Tim kerja bersama ditargetkan mulai beroperasi tahun ini untuk menyiapkan kerangka infrastruktur penyimpanan dan distribusi saham bertokenisasi.