Burhanuddin Abdullah Mengundurkan Diri sebagai Dirut Sinar Mas Multiartha

Pengunduran diri Burhanuddin Abdullah sebagai Direktur Utama PT Sinar Mas Multiartha (SMMA) akan efektif dalam RUPS.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 30 September 2026, 16:31 WIB
Direktur Utama PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Burhanuddin Abdullah Dok Istimewa

Liputan6.com, Jakarta - PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) mengumumkan pengunduran diri Direktur Utama (Dirut) PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Burhanuddin Abdullah.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, (30/9/2026), PT Sinar Mas Multiartha Tbk menyampaikan telah mengundurkan diri Burhanuddin Abdullah sebagai Direktur Utama Perseroan pada 25 September 2026. Pengunduran ini akan efektif setelah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

“Persetujuan pengunduran diri ini efektif setelah memperoleh persetujuan dalam RUPS PT Sinar Mas Multiartha Tbk yang akan datang,” tulis Wakil Direktur Utama PT Sinar Mas Multiartha Tbk, Eric Buntoro dalam keterbukaan informasi BEI.

Ia mengatakan, tidak ada dampak kejadian, informasi dan fakta penting terhadap perseroan baik berupa dampak terhadap kegiatan operasional, dampak terhadap kondisi keuangan dan proyeksi keuangan, dampak hukum dan dampak terhadap kelangsungan usaha perseroan.

Mengutip laman smma.co.id, Burhanuddin Abdullah menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan sejak 2021, dan diangkat kembali pada 2024 hingga masa jabatan 2027. Hal itu berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Sinar Mas Multiartha Tbk nomor 20 pada 16 Mei 2024. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan pada 2016-Juni 2021.

Burhanuddin Abdullah juga pernah dipercaya untuk menjabat sebagai Staf Badan Urusan Desa-Direktorat Jenderal Perkebunan Pertanian, Banda Aceh pada 1975. Lalu ia pernah menjabat sebagai Staf PT Inti Indorayon Utama Toba pada 1976-1977 dan Staf Departemen Produksi Umum Kredit Bank Indonesia pada 1978-1983.

 

 

Perjalanan Karier Burhanuddin Abdullah

Komisaris Utama PT PLN (Persero), Burhanuddin Abdullah menyampaikan bahwa pihaknya tengah menjalankan beragam langkah strategis guna menarik investasi dalam pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Selain itu, ia juga menduduki posisi sebagai Staf Biro Ekonomi Umum-Urusan Riset dan Statistik Bank Indonesia pada 1984-1985, Staf Gubernur Bank Indonesia pada 1986-1988. Kemudian ia menjabat sebagai Staf Asia Pacific Department Monetary Fund (IMF), Washington DC pada 1983-1993, dan Assistant Executive Director IMF South East Asia Group pada 1993-1999.

Burhanuddin Abdullah juga pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Kerja Sama Ekonomi pada 1999. Pada tahun yang sama, ia juga menjabat sebagai Wakil Kepala Urusan Luar Negeri Bank Indonesia. Burhanuddin juga pernah menjabat sebagai Direktur Direktorat Luar Negeri Bank Indonesia pada 1999-2002.

Lalu ia pernah menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada 2002-2003. Kemudian Burhanuddin Abdullah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia pada 2003-2008. Selanjutnya, ia menjabat sebagai Rektor Universitas Indonesia pada 2009-2014.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya