Liputan6.com, Jakarta - Harga beli emas perhiasan per gram di Raja Emas Indonesia pada Rabu, 30 September 2026, mencapai Rp 2.180.000 untuk K24* dan Rp 2.080.000 untuk K24 dengan kemurnian 99,5%. Di sisi lain, Laku Emas menawarkan harga jual emas per gram pada tanggal yang sama, dengan 24K (99%) seharga Rp 2.158.000 dan 23K seharga Rp 1.955.000.
Emas, sebagai logam mulia, telah lama dikenal karena kelangkaan, nilai tinggi, dan ketahanannya terhadap korosi. Sifat-sifat ini menjadikannya pilihan populer, baik sebagai perhiasan maupun instrumen investasi. Emas perhiasan sendiri didefinisikan sebagai perhiasan yang sebagian atau seluruhnya terbuat dari emas, sering kali dilengkapi dengan batu permata atau material lain.
Advertisement
Meskipun demikian, penting untuk memahami perbedaan antara emas perhiasan dan emas batangan, terutama dalam konteks investasi. Kadar kemurnian emas, yang diukur dalam karat, sangat memengaruhi sifat dan kegunaannya. Emas murni 24 karat memiliki kadar 99,99%, namun sifatnya yang lunak membuatnya kurang cocok untuk perhiasan sehari-hari tanpa campuran logam lain.
Memahami Kadar Kemurnian Emas dan Standar Karat
Karat merupakan sistem pengukuran yang digunakan untuk menentukan tingkat kemurnian emas berdasarkan persentase emas murni yang terkandung dalam suatu logam. Emas murni yang mencapai 24 karat memiliki kadar kemurnian 99,99%. Namun, karena sifatnya yang lunak, emas murni sering dicampur dengan logam lain seperti perak atau tembaga guna meningkatkan kekuatan dan daya tahan perhiasan.
Standar Nasional Indonesia (SNI) No: SNI 8880:2020 menetapkan berbagai tingkatan karat. Sebagai contoh, emas 23 karat memiliki kadar antara 95,83% hingga 99,89%, sementara 18 karat berada di kisaran 75,00% hingga 79,16%. Kadar terendah yang umum di pasaran adalah 8 karat, dengan persentase emas murni antara 33,33% hingga 37,49%.
Emas sebagai Instrumen Investasi: Pro dan Kontra
Emas telah lama dianggap sebagai instrumen investasi yang menarik karena nilainya yang cenderung stabil dan meningkat dalam jangka panjang. Logam mulia ini berfungsi sebagai aset 'safe haven' yang banyak dicari saat pasar keuangan bergejolak atau terjadi ketidakstabilan ekonomi. Investasi emas juga dikenal memiliki risiko rendah, mampu melindungi nilai kekayaan dari inflasi, serta menawarkan likuiditas tinggi, yang berarti mudah dicairkan menjadi uang tunai.
Kendati demikian, beberapa ahli keuangan berpandangan bahwa emas mungkin bukan pilihan optimal untuk membangun kekayaan dalam investasi jangka panjang, sebab tidak menghasilkan pendapatan seperti dividen atau bunga. Untuk tujuan investasi, emas batangan dengan kemurnian mencapai 99,99% dinilai lebih sesuai dibandingkan emas perhiasan yang umumnya memiliki kadar kemurnian lebih rendah dan telah dicampur dengan logam lain demi ketahanan.
Panduan Membedakan Emas Asli dan Palsu
Kemampuan untuk membedakan emas asli dan palsu menjadi krusial, terutama saat membeli perhiasan atau berinvestasi. Salah satu metode sederhana adalah uji magnet; emas asli tidak bersifat magnetis, sehingga jika tertarik magnet, kemungkinan besar itu adalah emas palsu atau campuran.
Selain itu, perhatikan kondisi fisik dan cap pada emas perhiasan. Emas asli biasanya memiliki cap yang menunjukkan kadar emas (misalnya 1-999 atau 0K hingga 24K), berat, atau nama perusahaan yang mencetaknya. Semakin tinggi angka cap tersebut, semakin murni kadar emasnya. Tes gosok juga dapat dilakukan; emas asli tidak akan pudar warnanya jika digosok pada telapak tangan, dan akan meninggalkan garis berwarna emas jika digoreskan pada keramik atau kertas, berbeda dengan emas palsu yang meninggalkan garis hitam.
Metode lain yang lebih spesifik meliputi tes asam nitrat dan tes cuka. Emas asli tidak akan berubah warna ketika terkena cairan asam nitrat atau jika ditetesi cuka dan dibiarkan selama sekitar 15 menit. Meskipun tidak dianjurkan karena dapat merusak perhiasan, emas asli yang lunak akan meninggalkan bekas gigitan jika digigit perlahan. Untuk hasil paling akurat, tes profesional di toko emas atau lembaga terpercaya sangat disarankan.
Perbandingan Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas
Pada Rabu, 30 September 2026, Raja Emas Indonesia menyediakan rincian harga beli emas perhiasan per gram berdasarkan kadar karat. Data ini disediakan oleh pengguna dan tidak dapat diverifikasi secara independen untuk tanggal yang akan datang. Raja Emas Indonesia juga dikenal melayani jual beli perhiasan serta logam mulia tanpa memerlukan surat atau nota pembelian.
- K24*: Rp 2.180.000
- K24 (99.5%): Rp 2.080.000
- K23: Rp 1.980.000
- K22: Rp 1.885.000
- K21: Rp 1.801.000
- K20: Rp 1.715.000
- K19: Rp 1.628.000
- K18: Rp 1.544.000
- K17: Rp 1.462.000
- K16: Rp 1.371.000
- K15: Rp 1.287.000
- K14: Rp 1.201.000
- K13: Rp 1.115.000
- K12: Rp 1.030.000
- K11: Rp 944.000
- K10: Rp 858.000
- K9: Rp 773.000
- K8: Rp 688.000
- K7: Rp 602.000
- K6: Rp 520.000
- K5: Rp 435.000
Sementara itu, Laku Emas juga merilis rincian harga jual emas per gram berdasarkan kadar pada tanggal yang sama, Rabu, 30 September 2026. Informasi ini juga disediakan oleh pengguna dan tidak dapat diverifikasi secara independen untuk tanggal yang akan datang. Laku Emas merupakan platform solusi finansial digital yang memfasilitasi jual, beli, transfer, dan penyimpanan emas secara online maupun offline di Indonesia.
- 24K (99%): Rp 2.158.000
- 23K: Rp 1.955.000
- 22K: Rp 1.871.000
- 21K: Rp 1.789.000
- 20K: Rp 1.702.000
- 19K: Rp 1.615.000
- 18K: Rp 1.529.000
- 17K: Rp 1.442.000
- 16K: Rp 1.356.000
- 15K: Rp 1.271.000
- 14K: Rp 1.185.000
- 13K: Rp 1.101.000
- 12K: Rp 1.014.000
- 11K: Rp 927.000
- 10K: Rp 843.000
- 9K: Rp 756.000