Pau Cubarsi dan Kematangan yang Melampaui Usianya

Aymeric Laporte mengungkap alasan Pau Cubarsi begitu istimewa, terutama lewat kematangan, keputusan tepat, dan kecerdasan bertahannya.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 29 September 2026, 14:43 WIB
Pau Cubarsi (kiri), Rodri (tengah), dan Unai Simon merebut penghargaan individu Piala Dunia 2026. (AFP/David Ramos)

Liputan6.com, Jakarta - Pau Cubarsi mendapat apresiasi dari Aymeric Laporte setelah keduanya menjadi pasangan bek Timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026. Duet tersebut hanya kebobolan satu gol sepanjang bermain bersama.

Catatan itu memperlihatkan kualitas pertahanan keduanya. Akan tetapi, Laporte memiliki alasan lain mengapa bek muda Barcelona tersebut mampu tampil menonjol di level internasional.

Laporte menilai Pau Cubarsi memiliki kematangan yang melampaui usianya. Kemampuan mengambil keputusan serta membaca situasi di lini belakang menjadi bagian penting dari kualitas tersebut.


Mampu Bermain Melampaui Usia

Gelandang Spanyol, Rodri (16), dan bek Pau Cubarsi (22), berselebrasi setelah kemenangan atas Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. (Paul Ellis/AFP)

Laporte memberikan penilaian positif terhadap perkembangan Cubarsi. Menurutnya, bek muda itu memiliki ketenangan ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Kemampuan tersebut terlihat dari cara Cubarsi menentukan keputusan saat bertahan. Ia tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi juga memahami kapan harus mengambil tindakan tertentu.

Laporte juga menilai kecerdasan bertahan menjadi salah satu keunggulan Cubarsi. Kombinasi antara kematangan dan pemahaman permainan membuatnya mampu bersaing meski masih berusia muda.


Lamine Yamal Juga Mendapat Pujian

Penyerang Timnas Spanyol bernomor punggung 19, Lamine Yamal, berbicara dengan bek bernomor punggung 22, Pau Cubarsi, selama pertandingan 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Spanyol di Stadion Dallas di Arlington pada 6 Juli 2026. (Aric Becker/AFP)

Dalam kesempatan yang sama, Laporte turut memberikan apresiasi kepada Lamine Yamal. Winger muda tersebut menjadi salah satu pemain yang mendapatkan perhatian besar dalam perjalanan Timnas Spanyol.

Laporte melihat Yamal memiliki kualitas yang mampu membuat perbedaan. Perannya di lini serang menjadi salah satu bagian penting dari kekuatan generasi muda Spanyol.

Akan tetapi, pembicaraan Laporte tidak hanya berkaitan dengan pemain muda. Ia juga membahas sejumlah nama yang menurutnya memiliki peluang dalam persaingan Ballon d'Or, termasuk Harry Kane dan Rodri.


Peluang Duet Berlanjut di Barcelona

Pau Cubarsi (kanan) saat Barcelona bertemu Athletic Bilbao. (Fadel SENNA / AFP)

Hubungan Laporte dengan Barcelona turut menjadi bagian dari pembicaraan. Situasi tersebut membuka kemungkinan munculnya kembali duet antara Laporte dan Cubarsi di level klub.

Keduanya sudah memiliki pengalaman bermain bersama untuk Timnas Spanyol. Catatan kebobolan satu gol ketika tampil bersama menjadi bukti bahwa kombinasi tersebut mampu bekerja dengan baik.

Namun, keputusan mengenai masa depan duet itu tetap bergantung pada situasi di Barcelona. Yang jelas, Laporte telah memberikan gambaran mengenai kualitas Cubarsi melalui pengalaman bermain langsung bersamanya.

Sumber: Barca Universal


Klasemen

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya