Ancelotti Coba Raphinha Sebagai Penyerang Tengah

Raphinha berpeluang menjadi ujung tombak Timnas Brasil saat melawan Australia setelah Carlo Ancelotti menguji taktik Hansi Flick.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 29 September 2026, 14:17 WIB
Pemain Brasil Raphinha, kiri, dibantu berdiri oleh pemain Maroko Ayoub Amaimouni setelah laga Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil vs Maroko di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Sabtu, 13 Juni 2026. (AP Photo/Matt Slocum)

Liputan6.com, Jakarta - Carlo Ancelotti sedang menyiapkan perubahan di lini depan Timnas Brasil. Raphinha menjadi salah satu pemain yang berpeluang mendapatkan peran baru saat menghadapi Australia.

Penyerang Barcelona itu sebelumnya tampil sebagai gelandang serang dalam pertandingan pertama Brasil setelah Piala Dunia. Kini, Ancelotti mengujinya sebagai penyerang tengah dalam sesi latihan.

Langkah tersebut tidak muncul tanpa alasan. Raphinha sedang berada dalam performa produktif bersama Barcelona setelah Hansi Flick menjadikannya sebagai pemain nomor 9.


Raphinha Dicoba Sebagai Penyerang Tengah

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, berbicara dengan Vinicius Junior, saat pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Maroko di New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, pada 13 Juni 2026. (MAURO PIMENTEL / AFP)

Brasil gagal tampil meyakinkan ketika bertemu Australia pada laga sebelumnya. Mereka hanya mampu bermain 1-1 setelah Rayan mencetak gol penyama kedudukan pada penghujung pertandingan.

Raphinha berperan dalam terciptanya gol tersebut, tetapi posisinya saat itu berada di belakang Endrick. Ancelotti kini tampaknya ingin menempatkan pemain Barcelona tersebut lebih dekat dengan gawang.

Dalam latihan, Ancelotti mencoba komposisi yang menempatkan Raphinha sebagai ujung tombak. Ia ditemani Rayan dan Vinicius di lini depan, sementara sejumlah pemain lain mengisi sektor tengah dan belakang.


Mengikuti Formula Hansi Flick

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, berbicara dengan Andreas Christensen saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Rayo Vallecano di Stadion Vallecas, Madrid, Spanyol, Senin, 1 September 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Perubahan posisi tersebut mengingatkan pada strategi Flick di Barcelona. Sang pelatih menjadikan Raphinha sebagai penyerang tengah setelah komposisi lini depan Barcelona mengalami perubahan.

Keputusan itu menghasilkan catatan produktif. Raphinha sudah mencetak 14 gol untuk Barcelona, terdiri dari 12 gol di La Liga dan dua gol di Liga Champions.

Ia juga telah mencatat tiga assist. Catatan tersebut menjadi pertimbangan Ancelotti untuk melihat apakah formula yang sama dapat diterapkan bersama Timnas Brasil.


Brasil Hadapi Australia Lagi

Pemain Barcelona Raphinha merayakan gol dalam laga Liga Champions antara Barcelona vs Feyenoord di Barcelona, Spanyol, Rabu, 9 September 2026. (AP Photo/Emilio Morenatti)

Ancelotti sebelumnya sudah mengindikasikan adanya perubahan untuk pertandingan berikutnya. "Ya, tim akan berubah sedikit. Tidak banyak, tetapi sedikit," ujar pelatih Brasil tersebut setelah laga pertama melawan Australia.

Pertemuan kedua akan menjadi kesempatan bagi Ancelotti untuk menguji perubahan tersebut dalam pertandingan. Posisi Raphinha menjadi salah satu bagian yang patut diperhatikan.

Setelah kembali menghadapi Australia pada Selasa, Brasil dijadwalkan bertemu India pada Sabtu, 3 Oktober di Kolkata. Perubahan peran Raphinha bisa menjadi salah satu eksperimen penting dalam persiapan tersebut.

Sumber: Barca Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya