Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim foto lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda ditemukan terdampar di Pulau Seribu. Klaim foto yang memperlihatkan lima wartawan tersebut beredar di Facebook pada 19 September 2026.
Berikut isi unggahannya:
Advertisement
"KAMI TERDAMPAR DI PULAU SERIBU
UPDATE: WARTAWAN DITEMUKAN TERDAMPAR DI PULAU SERIBU
Setelah Hilang Kontak, Kelima Wartawan Akhirnya Ditemukan dalam Keadaan Selamat."
Dalam unggahannya itu, juga adanya caption yang mengucapkan rasa syukur jika kelima jurnalis itu ditemukan.
"5 𝙅𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨 𝙃𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 ,𝘿𝙞 𝙏𝙚𝙢𝙪𝙠𝙖𝙣
5 Jurnalis yang hilang kontak diduga terdampar di Pulau Seribu. Alhamdulillah mereka di temukan dalam keadaan selamat".
Lalu benarkah klaim foto lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda ditemukan terdampar di Pulau Seribu? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menggunakan Google Lens. Hasilnya ditemukan foto identik yang diunggah oleh Lombok.inews.id berjudul "PFI Pusat Perkuat Koordinasi SAR Cari Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau" yang tayang 9 September 2026.
Dalam foto itu, lima jurnalis tidak memegang selembar papan seperti klaim foto yang beredar. Selain itu, pada bagian depan kapal atau sekeliling kapal terlihat berbeda. Dalam foto yang diposting kapal yang ditumpangi para jurnalis berada di tengah laut.
Sedangkan, pada foto asli kapal tersebut berada di sebuah dermaga dan dikelilingi kapal lainnya.
Penelusuran juga dilakukan dengan menggunakan mesin pencarian Google dengan kata kunci "lima jurnalis hilang kontak di selat sunda". Hasilnya artikel dari Tribratanews tanggal 23 September 2026 berjudul "Kapolda Banten: Kapal Pembawa Lima Jurnalis Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Terus Mencari" menjelaskan hingga kini pencarian masih terus dilakukan meski dalam skala kecil.
Di sisi lain tim SAR gabungan telah mengakhiri pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 pada 17 September 2026 lalu. Selama 10 hari pencarian, tidak ditemukan tanda-tanda adanya kapal cepat Arupadhatu 1 maupun delapan penumpangnya.
"Dari semua yang kita evaluasi, diawal tadi tentang aturan kami di Basarnas ini, operasi SAR tujuh hari, ketujuh juga kita lakukan pencarian tidak ada tanda-tanda, objek juga, tadi sudah disampaikan Polair dan TNI AL juga. Kalau kami mengacu pada peraturan kami tersebut, seharusnya kita sudah closed," ujar Kepala Basarnas Banten Al Amrad.
Sumber:
https://lombok.inews.id/read/714679/pfi-pusat-perkuat-koordinasi-sar-cari-lima-jurnalis-hilang-kontak-di-perairan-anak-krakatau
https://tribratanews.polri.go.id/blog/nasional-3/kapolda-banten-kapal-pembawa-lima-jurnalis-masih-belum-ditemukan-tim-sar-terus-mencari-106324
https://www.liputan6.com/regional/read/8294034/andra-soni-respons-basarnas-hentikan-pencarian-jurnalis-hilang-kontak
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Cek Fakta Liputan6.com klaim foto lima jurnalis yang hilang kontak ditemukan terdampar di Pulau Seribu merupakan hoaks.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.