Liputan6.com, Jakarta - Ayana Moon membagikan kabar terbaru mengenai perjalanan pendidikannya. Lewat unggahan di Instagram, ia memperlihatkan momen saat tiba di University of Oxford, Inggris.
Dalam unggahan tersebut, Ayana membagikan foto dengan keterangan yang menunjukkan rasa syukurnya setelah menjadi mahasiswa di Oxford. Ia juga menyebut dirinya sebagai muslimah Korea pertama yang sedang menempuh pendidikan di universitas tersebut.
Advertisement
Bersyukur Bisa Kuliah di Oxford
Dalam unggahannya, Ayana juga menyertakan tulisan:
“Check-in at @oxford_uni ! Grateful to be the #first Korean Muslimah studying at Oxford,” tulis Ayana dalam keterangan unggahannya.
Ayana kemudian menyampaikan harapannya agar Allah SWT membimbingnya menjadi seorang pemimpin perempuan Muslim yang dapat memberikan manfaat lebih luas.
“May Allah SWT guide me to become a useful female Muslim leader – one who goes beyond the name of the university and strives to make a meaningful difference for the Ummah InsyaAllah, Ameen,” lanjutnya.
Ingin Berikan Dampak bagi Umat
Lewat unggahan tersebut, Ayana tidak hanya membagikan pencapaiannya dalam bidang pendidikan. Ia juga menekankan keinginannya agar perjalanan tersebut tidak berhenti pada status sebagai mahasiswa salah satu universitas ternama.
Ayana berharap pendidikan yang dijalaninya dapat menjadi bekal untuk memberikan kontribusi yang lebih berarti bagi umat. Ia pun menutup pesannya dengan doa agar mendapat bimbingan dari Allah SWT selama menjalani perjalanan tersebut.
Profil Singkat Ayana Moon
Ayana Moon, yang juga dikenal dengan nama Jihye Moon, merupakan perempuan asal Korea Selatan yang memeluk Islam sejak berusia 16 tahun.
Ketertarikannya terhadap Islam kemudian membawanya melanjutkan pendidikan di International Islamic University Malaysia (IIUM). Ia menyelesaikan pendidikannya pada 2024 dengan latar belakang yang berkaitan dengan komunikasi.
Selain pendidikan, Ayana juga memiliki ketertarikan pada isu kebijakan publik. Ia pernah terlibat dalam sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan parlemen dan politik di Malaysia, Indonesia, serta Korea Selatan. Ia juga memiliki perhatian pada isu kepemudaan, perempuan, dan kebijakan publik.
Perjalanan akademik Ayana kini berlanjut di University of Oxford. Ia menempuh program Master of Public Policy (MPP) di Blavatnik School of Government.