Liputan6.com, Jakarta - Nissan kembali membangkitkan nostalgia, dengan konsep mobil terbaru bernama Z Kaze. Model ini adalah sebuah interpretasi modern, dari mobil sport ikoniknya yang kini tampil dengan atap T-Top ala era 1990-an.
Mobil ini diperkenalkan di ajang ZCON, pertemuan tahunan komunitas pecinta Nissan Z di Amerika Serikat, seperti dikutip Drive, Selasa (29/9/2026).
Advertisement
Nama Kaze, yang berarti angin dalam bahasa Jepang, dipilih untuk menggambarkan sensasi berkendara dengan atap terbuka.
Konsep ini dikembangkan sebagai proyek internal oleh tim perencana produk dan desainer Nissan North America, untuk menghidupkan kembali warisan model Z generasi terdahulu, seperti 280ZX dan 300ZX yang pernah hadir dengan panel atap yang dapat dilepas.
Bagian paling mencolok tentu atap T-Top rancangan khusus, yang menggunakan dua panel kaca yang bisa dilepas.
Desain ini tetap mempertahankan struktur tengah berbentuk huruf 'T' sehingga nuansa klasik berpadu dengan standar keselamatan modern. Nissan bahkan mengadopsi mekanisme pengunci yang terinspirasi dari 300ZX generasi Z32.
Tidak hanya atap yang berubah, tampilan luarnya juga dibuat semakin agresif. Nissan Z Kaze dibalut warna Pacific Teal, yang terinspirasi budaya mobil sport 1990-an, yang dipadukan dengan kap mesin serat karbon berventilasi, fender melebar, serta paket aerodinamika berbahan karbon.
Spesialnya, mobil ini menggunakan velg asli NISMO LMGT2 berukuran 18 inci yang sudah direstorasi, dengan lebar 10 inci di depan dan 11 inci di belakang.
Spesifikasi Teknis Nissan Z Kaze
Masuk ke kabin, nuansa retro semakin terasa berkat jok kulit putih yang kontras dengan aksen serat karbon. Nissan juga memasang speaker Bose di sandaran kepala agar kualitas audio tetap optimal ketika panel atap dilepas.
Bahkan, perusahaan menyiapkan tas khusus berwarna senada bodi untuk menyimpan panel T-Top di bagasi belakang, mengikuti konsep yang pernah diterapkan pada 300ZX klasik.
Di balik kap mesin, Nissan mempertahankan mesin V6 twin-turbo 3.0 liter, namun menambahkan sejumlah komponen performa dari GReddy, seperti intercooler depan, filter udara Airinx, dan sistem knalpot Supreme SP.
Suspensinya juga mendapat sentuhan NISMO, meski Nissan belum mengungkap angka tenaga maupun torsinya.
Menariknya, petinggi Nissan North America, Ponz Pandikuthira menyebut peluang Z Kaze diproduksi massal akan sangat bergantung kepada besarnya antusiasme para penggemar.