Bitget Pulihkan Layanan Penarikan Bertahap, 4.098 BTC Sudah Diproses

Bitget memulai pemulihan layanan penarikan setelah insiden keamanan. Sebanyak 4.098 BTC telah diproses hingga 28 September.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 28 September 2026, 19:25 WIB
CEO platform cripto exchange Bitget Gracy Chen. Credit: X atau Twitter @GracyBitget

Liputan6.com, Jakarta - Bursa kripto Bitget mulai membuka kembali layanan penarikan secara bertahap setelah mengalami insiden keamanan pada 24 September 2026. Penarikan Bitcoin (BTC) melalui jaringan Bitcoin dan BSC kembali tersedia pada Senin (28/9/2026) pukul 15.00 WIB.

Pembukaan layanan dilakukan setelah Bitget menerapkan sejumlah langkah keamanan tambahan di seluruh infrastruktur penarikannya. Hingga pukul 16.00 WIB, Bitget menyebut telah memproses 9.585 transaksi penarikan BTC melalui jaringan Bitcoin dan BSC dengan total sekitar 4.098 BTC.

CEO Bitget Gracy Chen mengatakan insiden 24 September menjadi insiden keamanan pertama dengan karakteristik serupa yang berdampak pada Bitget Exchange selama delapan tahun operasional.

"Kerentanan yang dimanfaatkan dalam serangan tersebut telah diperbaiki," kata Gracy Chen dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026).

Perusahaan juga mengatakan tidak menemukan adanya transfer tidak sah tambahan setelah langkah penanggulangan dilakukan, sementara saldo akun pengguna disebut tidak terdampak.

Berdasarkan hasil investigasi terbaru, sekitar US$388 juta aset ditransfer keluar selama insiden. Bitget menegaskan angka tersebut merupakan hasil rekonsiliasi dan klasifikasi transaksi yang berkaitan dengan insiden awal, bukan transfer tidak sah tambahan setelah penanganan dilakukan.

Investigasi forensik masih berlangsung dengan dukungan perusahaan keamanan Mandiant dan SlowMist.

 

Bitget Ungkap Jalur Serangan

Ilustrasi Kripto. (Foto By AI)

Dalam penyelidikan, Bitget menemukan penyerang mengeksploitasi kerentanan pada produk keamanan pihak ketiga untuk memperoleh kredensial internal dengan tingkat akses tinggi.

Kredensial tersebut kemudian digunakan untuk mengirimkan perintah penarikan palsu ke sistem dompet Bitget. Akibatnya, terjadi transfer tidak normal yang berhasil melewati sejumlah pengendalian risiko.

Bitget menyatakan kunci pribadi tidak disusupi dan cold wallet tidak terdampak dalam insiden tersebut.

Perusahaan mengatakan telah mengidentifikasi jalur serangan, memperbaiki kerentanan, serta memperkuat pengendalian pada seluruh infrastruktur penarikan. Bitget juga mengevaluasi kembali penggunaan produk keamanan pihak ketiga, sistem akses internal, proses verifikasi penarikan, dan kemampuan mendeteksi aktivitas tidak normal.

Di sisi perlindungan aset, Bitget menyebut rasio cadangan keseluruhan saat ini mencapai 127%. Perusahaan juga memiliki Dana Perlindungan Pengguna dengan nilai lebih dari US$464 juta.

Mandiant dan SlowMist masih membantu investigasi independen, termasuk menelusuri metode serangan, memvalidasi langkah penanggulangan, serta melacak aset yang keluar.

Bitget juga bekerja sama dengan penegak hukum, bursa kripto, proyek blockchain, spesialis keamanan onchain, dan sejumlah mitra industri untuk melacak serta memulihkan aset.

 

Penarikan ETH hingga P2P Dibuka Bertahap

Pemulihan layanan penarikan Bitget dilakukan secara bertahap. Setelah penarikan BTC melalui jaringan Bitcoin dan BSC dibuka pada 28 September, penarikan Ethereum (ETH) dijadwalkan tersedia kembali pada 29 September 2026.

Selanjutnya, penarikan Tether (USDT) dijadwalkan dibuka pada 30 September. Sementara itu, penarikan token lain yang didukung Bitget, layanan fiat, serta layanan peer-to-peer (P2P) dijadwalkan kembali pada 2 Oktober 2026.

Bitget menyatakan ketersediaan setiap layanan penarikan akan ditampilkan secara langsung di platform.

Perusahaan juga menargetkan penyelesaian laporan keamanan resmi pada pekan ini. Temuan dalam laporan tersebut akan dibagikan setelah melalui proses verifikasi.

Bitget mengatakan penanganan insiden tidak hanya berfokus pada perbaikan kerentanan yang telah dieksploitasi. Perusahaan juga akan meninjau ketergantungan dalam arsitektur keamanan, memperkuat infrastruktur dan pengendalian, serta meningkatkan koordinasi dengan perusahaan keamanan dan pelaku industri.

Dalam proses pemulihan, Bitget menyebut beberapa aset yang terdampak telah berhasil dibekukan melalui koordinasi dengan mitra industri. Perusahaan juga telah memublikasikan alamat penyerang dan data pelacakan untuk membantu upaya pelacakan serta pemulihan aset.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya