Gary Neville Sebut Rekrutan Terburuk Manchester United sejak Era Sir Alex Ferguson

Gary Neville menyebut Antony sebagai rekrutan terburuk Manchester United sejak era Sir Alex Ferguson, mengungguli Angel Di Maria.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 28 September 2026, 16:54 WIB
Mantan pesepak bola, Gary Neville, bersiap untuk mengambil bagian dalam acara panel Liga Inggris pada hari kedua konferensi tahunan Partai Buruh di Liverpool, Inggris barat laut, pada 23 September 2024. (Oli SCARFF /AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Gary Neville menyebut dua nama yang menurutnya masuk dalam pembahasan rekrutan terburuk Manchester United sejak era Sir Alex Ferguson berakhir. Pada akhirnya, mantan bek The Red Devils tersebut memilih Antony sebagai pemain yang paling layak mendapat label tersebut.

Ferguson meninggalkan Manchester United pada 2013 dan sejak saat itu klub telah melakukan banyak aktivitas transfer untuk mengembalikan kesuksesan. Namun, sejumlah pemain yang didatangkan justru tidak mampu memenuhi ekspektasi, termasuk beberapa transfer dengan biaya besar.

Salah satu nama yang langsung terlintas di pikiran Neville adalah Angel Di Maria. Pemain asal Argentina itu didatangkan dari Real Madrid pada 2014 dengan biaya hampir 60 juta pounds, tetapi hanya bertahan satu musim di Old Trafford.

Di Maria mencetak empat gol dalam 32 penampilan di semua kompetisi sebelum meninggalkan Manchester United untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain. Neville mengaku sangat antusias ketika klub mendatangkan sang winger, tetapi menilai transfer tersebut akhirnya tidak berjalan sesuai harapan.


Neville Masukkan Di Maria dalam Daftar

2. Angel Di Maria (75 juta euro) - Gelandang PSG ini tercatat pernah menjadi pemain Argentina dengan transfer termahal saat diboyong Manchester United dari Real Madrid. Di Maria didatangkan Manchester United pada 2014 dengan transfer 75 juta euro. (AFP/Paul Ellis)

Neville awalnya menyebut Di Maria sebagai salah satu transfer buruk Manchester United setelah era Ferguson. Ia mengaku sempat melihat pemain Argentina tersebut sebagai rekrutan luar biasa karena kemampuan dan kualitas yang dimilikinya.

Namun, Di Maria tidak mampu beradaptasi dengan baik di Manchester United. Kondisi tersebut membuat kariernya di Old Trafford berlangsung singkat.

"Di Maria adalah salah satu yang buruk dan, ngomong-ngomong, saya sangat bersemangat ketika dia datang," kata Neville kepada The Athletic.

"Saya pikir itu rekrutan yang luar biasa. Dia bisa bergerak dari kotak ke kotak, cepat, berkualitas, tetapi kemudian dia jelas tidak bisa beradaptasi dan tidak merasa nyaman. Semua alasan itu membuatnya menjadi transfer yang buruk," lanjutnya.


Fellaini Tidak Masuk Pilihan Neville

Marouane Fellaini. Manchester United mengikatnya dari Everton di deadline day musim panas 2013/2014, 2 September 2013. Selama lima setengah musim bersama Setan Merah, ia tampil dalam 177 laga dengan mencetak 22 gol. (Foto: AFP/Paul Ellis)

Marouane Fellaini kemudian disebut sebagai salah satu kandidat dalam pembahasan tersebut. Namun, Neville tidak menganggap gelandang asal Belgia itu layak disebut sebagai rekrutan terburuk Manchester United.

Menurut Neville, Fellaini memang seharusnya tidak didatangkan ke Old Trafford. Meski begitu, ia tetap memberikan apresiasi terhadap kontribusi sang pemain dan mempertimbangkan biaya transfernya yang tidak sebesar sejumlah rekrutan lain.

Lanjut Baca:

"Saya tidak punya masalah dengan Fellaini. Dia seharusnya tidak bergabung dengan klub, tetapi dia bukan rekrutan terburuk," ujar Neville. "Dia memberikan seluruh kemampuannya dan harganya sekitar 25 juta sampai 30 juta pounds, jadi itu bukan pengeluaran terbesar," tambahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya